Peristiwa

Dua Kecelakaan di Perlintasan Sebidang KAI Sumbar Turut Berduka

1
×

Dua Kecelakaan di Perlintasan Sebidang KAI Sumbar Turut Berduka

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: Dua Kecelakaan di Perlintasan Sebidang KAI Sumbar Turut Berduka)

IWOSUMBAR.COM, PADANG -Dengan hati yang penuh duka, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas dua kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang wilayah Divre II Sumatera Barat pada Kamis, 21 Agustus 2025.

Kejadian ini merenggut nyawa dan menyebabkan luka-luka. Kami turut berduka cita atas kehilangan yang dialami para keluarga korban. Tidak ada kata yang cukup untuk menggambarkan kesedihan ini. Atas nama seluruh jajaran KAI, kami menyampaikan permohonan maaf dan simpati yang tulus atas dampak yang ditimbulkan.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba saat di konfirmasi menyampaikan bahwa keselamatan adalah prioritas utama, dan setiap kejadian seperti ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa masih banyak yang harus kita benahi bersama.

Baca Juga  TPPS Bekerja Keras, Angka Sunting di Padang Menurun

“Kami sangat terpukul mendengar kabar ini. Setiap nyawa sangat berarti. Kami terus berupaya melakukan edukasi dan sosialisasi keselamatan di perlintasan, kami tetap sadar bahwa perubahan harus terus dilakukan bersama- pengguna jalan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama,” ujar Anne.

KAI terus berkomitmen memperkuat upaya pencegahan, baik melalui teknologi, penambahan rambu dan sistem pengamanan, maupun pendekatan edukatif kepada masyarakat. Upaya ini tetap harus didukung dengan komitmen keselamatan dan kedisiplinan kita bersama.

Baca Juga  Kapolres Padang Imran Amin Dimutasi, Diganti AKBP Ferry Harahap

Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan mendahulukan keselamatan saat melintasi perlintasan kereta api. Berhenti, tengok kanan-kiri, dan pastikan aman sebelum melintas. Satu detik kehati-hatian bisa menyelamatkan nyawa.

Mari kita jadikan kejadian ini sebagai pengingat dan momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap keselamatan di jalan. Tidak boleh ada lagi yang kehilangan orang tercinta karena kelalaian yang bisa dicegah.