Iptek

KKN Mahasiswa Unand, Sosialisasi Pendaftaran Tanah di Nagari Tapi Selo

10
×

KKN Mahasiswa Unand, Sosialisasi Pendaftaran Tanah di Nagari Tapi Selo

Sebarkan artikel ini
Oplus_0
(KKN Mahasiswa Unand, Sosialisasi Pendaftaran Tanah di Nagari Tapi Selo)

IWOSUMBAR.COM, TANAH DATAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) yang ditempatkan di Nagari Tapi Selo, Kecamatan Lintau Buo Utara, menggelar sosialisasi bertema “Sadar Sertifikat, Lindungi Tanahmu”, Selasa (5/8/2025).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendaftaran tanah untuk mendapatkan kepastian hukum.

Acara yang berlangsung di Aula Masjid Nurul Amal tersebut menghadirkan narasumber dari Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tanah Datar, yakni Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Didi Mulyadi, S.H., M.Kn.

Dalam paparannya, Didi menjelaskan bahwa pendaftaran tanah penting untuk melindungi hak kepemilikan serta menyediakan informasi yang valid bagi berbagai pihak, termasuk pemerintah.

“Dengan mendaftarkan tanah, masyarakat akan mendapatkan perlindungan hukum dan kepastian atas kepemilikannya. Ini juga menjadi dasar bagi pengambilan kebijakan dan keputusan hukum di bidang pertanahan,” ujar Didi.

Dijelaskannya, dalam proses pendaftarannya, masyarakat diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen seperti KTP, bukti kepemilikan (seperti Letter C atau akta jual beli), bukti pembayaran pajak (SPPT, PBB), serta surat pernyataan bebas sengketa.

Didi juga mengapresiasi inisiatif Mahasiswa KKN Unand yang telah menggandeng BPN untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kami dari BPN tentu menyambut baik kegiatan ini. Mahasiswa telah membantu kami menyampaikan informasi penting kepada masyarakat. Kami siap mendukung program- program serupa ke depannya,” ungkap Didi yang sebelumnya pernah bertugas di BPN Kota Pariaman.

Sosialisasi ini turut dihadiri berbagai unsur masyarakat dan tokoh adat Nagari Tapi Selo, seperti Ketua KAN, Ketua LKAAM, Ketua Bundo Kanduang, niniak mamak, serta seluruh kepala jorong. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Nagari, Hamdanis, yang mewakili Wali Nagari.

Hamdanis menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan edukatif tersebut. “Kami sangat menghargai inisiatif dari mahasiswa. Ini penting agar masyarakat memahami prosedur dan manfaat dari pendaftaran tanah,” ujarnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh tokoh masyarakat bergelar Datuak Djindo Besar. Ia menyebut bahwa sosialisasi ini membuat warga lebih memahami proses dan pentingnya legalitas atas tanah yang mereka miliki.

Rayhan Alhakim, salah satu mahasiswa pelaksana kegiatan, mengatakan bahwa pemilihan tema ini didasari oleh kenyataan bahwa banyak lahan di Nagari Tapi Selo yang belum bersertifikat. Bersama rekan -rekannya, Savarina Haza Aziz, Renanthari Tauhidyani, dan Shintya Kumala Putri. Rayhan berharap kegiatan ini bisa memberi dampak positif.

“Pengetahuan soal pertanahan ini masih terbatas di kalangan masyarakat. Kami ingin memberi kontribusi nyata lewat edukasi langsung seperti ini,” ujar Rayhan yang akan menuntaskan masa KKN-nya pada akhir Agustus 2025.