Hukum

Polres Solok Selatan Musnahkan Alat Tambang Emas Ilegal

2
×

Polres Solok Selatan Musnahkan Alat Tambang Emas Ilegal

Sebarkan artikel ini
Oplus_0
(Ket photo: Polres Solok Selatan Musnahkan Alat Tambang Emas Ilegal)

IWOSUMBAR.COM, SOLOK SELATAN -Solok Kepolisian Solok Selatan nerkomitmen dalam memberantas praktik pertambangan emas ilegal. Pada Sabtu (19/7), Tim Satgas Anti Ilegal Mining dari Polsek Sangir Jujuan kembali memusnahkan sejumlah alat tambang tanpa izin di kawasan Sungai Batikan, Jorong Batikan, Nagari Bidar Alam, Kecamatan Sangir Jujuan.

Operasi penertiban dipimpin langsung oleh Kapolsek Sangir Jujuan, IPTU Sudirman, S.H, bersama 10 personel. Dalam aksinya, petugas berhasil menemukan dan memusnahkan satu unit dompeng, rol spiral, karpet asbuk, serta peralatan lainnya yang biasa digunakan untuk menambang emas secara ilegal.

Kapolres Solok Selatan, AKBP M. Faisal Perdana, mengatakan dalam tindakan tegas tersebut petugas berhasil mengamankan dan langsung memusnahkan alat-alat yang diyakini digunakan untuk kegiatan tambang tanpa izin.

Baca Juga  GO Bulanan di Mifan Kapolda Beri Rangking Polres Terbaik

Namun, dalam operasi tersebut tidak ditemukan satu pun pelaku di lokasi. Diduga mereka telah melarikan diri setelah mengetahui rencana penindakan dari petugas.

Meski tanpa penangkapan, jajaran kepolisian tetap melanjutkan langkah pemusnahan sebagai bentuk ketegasan terhadap aktivitas yang merusak lingkungan.

“Petugas telah juga memasang garis polisi serta spanduk imbauan bertuliskan “Stop Illegal Mining” sebagai bentuk peringatan bagi siapapun yang mencoba melanjutkan aktivitas tambang ilegal di lokasi tersebut”, ujarnya.

AKBP Faisal juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan.

Baca Juga  Kapolsek Yusmedi Beri Penyuluhan Hukum pada WBP Lapas Suliki

“Kami harap masyarakat tidak segan melapor jika mengetahui adanya kegiatan tambang emas ilegal. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Penanggulangan tambang ilegal tidak bisa hanya dilakukan oleh kepolisian, kata Kapolres, Perlu keterlibatan semua pihak, terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.