Politik

Pemko Padang Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis Masyarakat

4
×

Pemko Padang Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Oplus_0
(Wawako Maigus Nasir Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis)

IWOSUMBAR.COM, PADANG – Pemerintah Kota Padang komitmen dalam memastikan layanan kesehatan yang inklusif bagi seluruh masyarakat. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa akses kesehatan yang merata menjadi pijakan utama dalam mewujudkan visi Kota Padang sebagai kota sehat dan kota pintar.

Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Gerakan Edukasi Bersama Komunitas Paham Sistem JKN (Gema Kompas JKN) di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (9/7/2025).

“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun warga Padang yang terhambat dalam mendapatkan layanan kesehatan. Karena itu, sejak awal kepemimpinan bersama Wali Kota Fadly Amran, kami langsung mengimplementasikan program -program unggulan seperti BPJS Gratis, Dokter Warga, dan Insentif untuk Keluarga Pasien Kurang Mampu,” terang Maigus.

Baca Juga  Sumbar & DKI Jakarta, MoU Pengembangan potensi Daerah & Pelayanan Publik

Maigus menyebut, program BPJS Gratis bahkan langsung diluncurkan hanya sepekan setelah mereka resmi dilantik oleh Presiden Prabowo, tepatnya pada 5 Maret lalu. Langkah cepat itu, kata dia, mencerminkan keseriusan Pemko dalam membangun sistem kesehatan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami tidak masalah tidak membangun gedung megah, yang utama adalah warga mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan cepat,” tegasnya.

Salah satu program inovatif yang juga sudah berjalan adalah Dokter Warga, yang memungkinkan tenaga medis mengunjungi langsung pasien yang tidak mampu datang ke fasilitas kesehatan.

“Jika ada warga yang butuh pelayanan medis namun kesulitan untuk ke Puskesmas, cukup hubungi saja, nanti dokter kami yang datang ke rumah,” katanya.

Pemko Padang juga memperhatikan kondisi keluarga pasien yang harus menunggu di rumah sakit. Melalui program Insentif Keluarga Pasien Kurang Mampu, Pemko memberikan bantuan sebesar Rp50 ribu per hari selama tujuh hari.

Baca Juga  Wagub Sumbar Kunjungi Korban Banjir Bandang Koto Sani

Namun demikian, Maigus mengakui bahwa sosialisasi masih menjadi tantangan. Banyak warga yang belum sepenuhnya memahami mekanisme program seperti BPJS Gratis.

“Oleh sebab itu, kegiatan seperti Gema Kompas JKN ini sangat penting. Melalui PKB dan PLKB yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, informasi bisa lebih mudah sampai ke warga,” sebutnya.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun, memuji langkah inovatif Pemko yang tak hanya fokus pada peserta JKN, tetapi juga memperhatikan aspek kesejahteraan keluarga pasien.

“Program seperti insentif bagi keluarga pasien menunjukkan bahwa pemerintah daerah benar -benar memikirkan warganya secara menyeluruh,” ungkap David.