IWOSUMBAR.COM, PADANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat lonjakan penumpang selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, yang berlangsung pada 26–29 Juni 2025 dan bertepatan dengan masa libur sekolah.
Antusiasme masyarakat yang tinggi terlihat pada layanan KA Pariaman Ekspres, yang melayani rute Pauh Lima -Naras dengan destinasi populer seperti Pantai Gandoriah di Pariaman. Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, KAI mengoperasikan 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres setiap harinya selama periode liburan.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyebutkan bahwa volume penumpang KA Pariaman Ekspres dalam empat hari mencapai 22.730 orang, atau 133 persen dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 16.960 tempat duduk.
“Penjualan tiket masih berlangsung dan tren kenaikan diperkirakan terus berlanjut hingga akhir libur. Puncaknya terjadi hari ini, Sabtu (28/6), dengan 6.192 pelanggan dalam satu hari atau 146 persen dari kapasitas harian yang hanya 4.240 tempat duduk,” ujar Reza.
Reza menjelaskan, tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat, terutama di momen liburan panjang. KA Pariaman Ekspres menjadi pilihan utama berkat harga tiket yang terjangkau, kenyamanan perjalanan, serta suguhan panorama pesisir dan pedesaan khas Sumatera Barat.
“Peningkatan volume ini mencerminkan kepercayaan publik terhadap layanan kereta api serta keberhasilan perencanaan dan operasional kami selama masa libur. Semua perjalanan didukung petugas yang siaga, rangkaian kereta yang optimal, dan layanan di stasiun yang semakin ramah pelanggan,” tambahnya.
Dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam dari Padang menuju Pariaman, perjalanan menggunakan KA Pariaman Ekspres dinilai lebih efisien dan menyenangkan dibandingkan moda transportasi lainnya.
KAI Divre II Sumbar memastikan layanan tetap aman, tertib, dan nyaman, dengan jadwal keberangkatan yang andal serta fasilitas yang terus ditingkatkan.
“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat Sumatera Barat yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi utama. Ke depan, KAI berkomitmen menyesuaikan pola operasi dan kapasitas layanan untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang semakin dinamis, terutama pada periode – periode puncak seperti libur panjang ini,” tutup Reza.





