IWOSUMBAR.COM, PADANG- Suara takbir Idul Adha 1446 H saling bersahut -sahutan indah dilapangan di kompleks Balai Kota, Jumat (6/6/2025) yang dipenuhi oleh warga kota Padang.
Gelaran Salat Idul Adha yang dipimpin oleh Ustadz Irsyad, Lc, MA, dihadiri Walikota Fadly Amran, sementara Buya Salmadanis, Ketua FKUB Kota Padang, yang menyampaikan khutbah yang menembus hati.
“Ibrahim diminta menyerahkan yang paling ia cintai: anaknya sendiri. Ini bukan sekadar kisah pengorbanan, melainkan pelajaran tentang keyakinan dan keberanian berserah,” ujar Buya pada ceramahnya.
Bagi banyak warga, momen ini menjadi lebih dari sekadar ritual. Ia menjadi ruang refleksi dan pengingat akan pentingnya empati.
“Qurban itu bukan hanya soal menyembelih hewan, tapi juga membagi rasa dan kepedulian,” ujar Wali Kota Padang, Fadly Amran.
Fadly mengungkapkan kebanggaannya atas partisipasi masyarakat. Tahun ini, tercatat 8.837 hewan qurban disembelih, meningkat dari tahun sebelumnya. Tak hanya dari masyarakat, Pemerintah Kota bersama ASN juga berkontribusi dengan 46 ekor sapi yang disalurkan ke masjid dan mushala yang membutuhkan.
“Peristiwa Nabi Ibrahim dan Ismail mengajarkan kita untuk memberi dengan tulus, bahkan dari apa yang paling kita cintai,” ujarnya.
Di tengah kesederhanaan pelaksanaan, suasana Idul Adha di jantung Kota Padang justru menyisakan kesan mendalam, bahwa di antara perbedaan dan hiruk-pikuk kehidupan, selalu ada ruang untuk saling berbagi dan menguatkan.





