Nasional

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Dorong Mahasiswa UNP Kerja di Luar Negeri

2
×

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Dorong Mahasiswa UNP Kerja di Luar Negeri

Sebarkan artikel ini
Oplus_0
(Ket photo: Menteri Pelindungan Pekerja Migran Dorong Mahasiswa UNP Kerja di Luar Negeri)

IWOSUMBAR.COM, PADANG- Menteri Pelindungan Pekerja Migran Republik Indonesia, H. Abdul Kadir Karding, S.Pi., M.Si., mendorong mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) untuk tidak ragu mengambil peluang bekerja di luar negeri. Disampaikannya dalam kuliah umum bertema “Peluang dan Tantangan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri” yang digelar di Auditorium UNP, Senin (2/6).

Dalam paparannya di hadapan lebih dari 3.000 mahasiswa, Menteri menekankan bahwa semangat merantau yang melekat pada masyarakat Minangkabau merupakan modal besar untuk sukses secara global.

“Orang Padang dikenal berani merantau. Itu adalah modal penting untuk maju. Bekerja di luar negeri bukan hanya soal gaji, tapi juga pengalaman, jejaring internasional, keterampilan baru, dan wawasan global,” ujarnya.

Baca Juga  Dekan CUP FIS UNP 2024, Gema Sportivitas Gaung Prestasi

Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 1,7 juta kebutuhan tenaga kerja asal Indonesia di luar negeri, tersebar pada 14 sektor dan mencakup lebih dari 700 jenis jabatan. Karena itu, ia mendorong UNP, terutama program pendidikan vokasi, untuk aktif menyiapkan lulusan yang siap bersaing di pasar tenaga kerja internasional. Menurutnya, keterlibatan aktif dalam penempatan tenaga kerja luar negeri juga dapat berdampak positif terhadap akreditasi institusi pendidikan.

Rektor UNP, Krismadinata, Ph.D.,menyampaikan bahwa pentingnya kesiapan dan pengetahuan hukum bagi mahasiswa yang ingin bekerja di luar negeri.

“Zaman sekarang kita bisa bekerja di mana saja, tapi jangan sampai menjadi korban. Legalitas dan pengetahuan adalah kunci. Hari ini, hal itu akan dijelaskan langsung oleh Bapak Menteri,” katanya.

Baca Juga  FIP UNP Visitasi Akreditasi Prodi Doktor Administrasi Pendidikan

Rektor juga memaparkan berbagai capaian UNP, termasuk pertumbuhan institusional dan jaringan internasional. UNP saat ini memiliki 10 fakultas dan 2 sekolah, dengan total 154 program studi, serta telah meraih akreditasi unggul. Kampus UNP telah tersebar di tujuh kabupaten/kota, dan kini tengah mempersiapkan pendirian kampus baru di Kepulauan Mentawai.

Di sisi internasional, UNP telah menjalin kerja sama dengan 28 lembaga luar negeri, serta mengirim mahasiswa untuk program magang dan penempatan kerja ke Jepang, Malaysia, dan beberapa negara lainnya.

Kuliah umum ini juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi, S.P., Bupati Padang Pariaman, Dr. John Kennedy Azis, S.H., M.H., serta jajaran pimpinan dan dosen UNP.