IWOSUMBAR.COM, PADANG- Pemerintah Kota Padang tengah menyiapkan transformasi digital dan tata kelola cerdas untuk lima tahun mendatang. Dalam rapat paripurna DPRD Kota Padang, Wali Kota Fadly Amran memaparkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, dengan penekanan pada konsep smart city sebagai pilar utama pembangunan.
Fadly menekankan bahwa smart city bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi mencakup perubahan sistemik dalam cara pemerintahan berjalan -lebih transparan, efisien, dan melibatkan masyarakat.
“Kita harus membangun sistem pemerintahan digital yang efisien, layanan publik yang terintegrasi, dan memanfaatkan data untuk pengambilan keputusan yang cepat dan tepat,” ujarnya di hadapan anggota dewan. (2/6)
Sejumlah program berbasis digital telah disiapkan, seperti layanan perizinan online, sistem informasi kesehatan dan pendidikan, hingga pengembangan transportasi ramah lingkungan.
Pemerintah juga ingin memastikan masyarakat tidak hanya sebagai penerima manfaat, tapi juga sebagai pelaku aktif pembangunan.
Konsep smart city ini, bersama dua pilar lain -Kota Sehat serta pembangunan berlandaskan nilai agama dan budaya lokal- menjadi kerangka dasar RPJMD Kota Padang 2025–2029. Ketiganya diharapkan membawa kota ini menuju visi sebagai daerah yang maju, sejahtera, adil, dan Berkelanjutan.





