Peristiwa

Kebakaran Lahan di Bukit Putus, Nyaris Ancam Gudang Amunisi

6
×

Kebakaran Lahan di Bukit Putus, Nyaris Ancam Gudang Amunisi

Sebarkan artikel ini
Oplus_0
(Ket photo: Kebakaran Lahan di Bukit Putus, Nyaris Ancam Gudang Amunisi)

IWOSUMBAR.COM, PADANG -Kebakaran terjadi lahan perbukitan di kawasan By Pass Bukit Putus, Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, pada Minggu (1/6). Kebakaran tersebut nyaris berdampak pada satu bangunan penting, yakni gudang amunisi milik TNI AL yang berada tak jauh dari lokasi.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 11.47 WIB setelah seorang warga, Amelia (28), melihat api menyala dari lereng perbukitan. Ia kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

Menerima laporan, petugas langsung bergerak ke lokasi dan tiba di tempat kejadian pada pukul 11.55 WIB. Proses pemadaman berlangsung cukup lama dan baru hari dinyatakan selesai dan api padam.

Baca Juga  Kebakaran Rumah di Padang Barat, Aset 1M Selamat

“Jarak tempuh ke lokasi sekitar 2,1 kilometer. Kondisi lokasi padat penduduk dan berada di pinggir jalan raya, sehingga personel harus bekerja ekstra hati-hati,” ujar petugas dari Peleton B Damkar Padang.

Sebanyak empat unit armada pemadam dikerahkam, tiga dari Damkar Kota Padang dan satu unit dari Damkar Pelindo, dengan total 35 personel. Mereka juga mendapat bantuan dari BPBD Kota Padang, TNI AL, Polri, serta aparat kecamatan.

Lahan yang terbakar diperkirakan seluas satu hektar. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, kebakaran tersebut sempat mengancam area sekitar gudang amunisi TNI AL.

Baca Juga  Ular Kobra Muncul di Kloset, Damkar Padang Turun

Pemilik lahan, Nurli (57), seorang ibu rumah tangga, masih belum mengetahui penyebab pasti kebakaran. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang.

Adapun kerusakan yang terjadi mencakup lahan perbukitan dan rumpun bambu yang hangus terbakar. Tidak ada warga yang mengungsi, dan situasi telah dinyatakan terkendali.