Nasional

Gubernur Mahyeldi Pesan Jaga Nama Baik Daerah pada Jemaah Haji

2
×

Gubernur Mahyeldi Pesan Jaga Nama Baik Daerah pada Jemaah Haji

Sebarkan artikel ini
Oplus_0
(Ket photo: Gubernur Mahyeldi Pesan Jaga Nama Baik Daerah pada Jemaah Haji)

IWOSUMBAR.COM, PADANG- Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, memberikan pesan Dalam acara pelepasan kloter 14 di Asrama Haji Padang, Rabu (28/5). Ia mengimbau agar para jemaah menjaga nama baik daerah serta menjalankan ibadah dengan ikhlas dan penuh kedisiplinan.

“Jemaah haji Indonesia dikenal sebagai jemaah yang baik dan disiplin. Saya berharap kloter 14 dapat menjadi kloter terbaik dan menjadi contoh,” ujar Gubernur.

Turut hadir dalam acara tersebut Plh. Kakanwil Kemenag Sumbar Abrar Munanda, Kabiro Kesra Al Amin, Kabid PHU M. Rifki, Kadis Perhubungan Dedi Diantolani, Kabid Urais Yosef Chairul, Kabid Papkis Joben, serta sejumlah petugas PPIH dan P3IH.

Baca Juga  FGD KAI Sumbar Bicara Soal Penjagaan Aset Tanah

Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa kelancaran ibadah haji sangat ditentukan oleh pertolongan dan izin Allah SWT. Oleh karena itu, menurutnya, ibadah haji harus dijalani dengan keikhlasan dan penyerahan diri sepenuhnya kepada Sang Khalik.

“Haji adalah ibadah yang dilaksanakan dengan keikhlasan. Saat di Arafah, perkenalkan diri kita kepada Allah. Minta ampunlah dan fokuslah pada ibadah, bukan pada hal-hal duniawi,” tuturnya.

Gubernur juga menyampaikan lima pesan penting kepada jemaah agar ibadah haji berjalan lancar dan maksimal:

Baca Juga  Danpomdam III/Siliwangi Siap Kawal Mobil Maung PT Pindad

Laksanakan ibadah dengan ikhlas. Serahkan segala urusan kepada Allah dan fokuslah pada ibadah.

Jaga kesehatan. Pilih aktivitas yang wajib dan sunah secara bijak, mengingat suhu di Tanah Suci lebih panas dari Indonesia dan puncak haji berlangsung pada 9 -13 Zulhijjah.

Perhatikan asupan makanan. Ikuti arahan petugas. kloter. Jaga nama baik daerah.
Selain itu, Mahyeldi juga mengajak jemaah untuk mendoakan para pemimpin bangsa, dari pusat hingga daerah, agar dapat menjalankan amanah dengan baik dan sesuai perintah Allah SWT.

Acara pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera merah putih oleh Gubernur kepada Ketua Kloter, Asnidar.