Peristiwa

Pemko Padang Perkuat Komitmen Smart Surau, Kota Cerdas dan Religius

6
×

Pemko Padang Perkuat Komitmen Smart Surau, Kota Cerdas dan Religius

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: Pemko Padang Perkuat Komitmen Smart Surau, Kota Cerdas dan Religius)

 

IWOSUMBAR.COM, PADANG- Pemerintah Kota Padang perkuat komitmen terhadap program unggulan Smart Surau, sebagai bagian dari visi besar Padang menuju kota yang cerdas dan religius.

Hal itu ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-X Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Padang di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan, Minggu (11/5).

Kegiatan itu dibuka oleh Ketua DMI Wilayah Sumatera Barat, Prof. Ganefri, yang menekankan pentingnya sinergi antara DMI, pemerintah, dan masyarakat dalam memakmurkan masjid sebagai pusat pembangunan umat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Fadly Amran menegaskan bahwa digitalisasi masjid merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan zaman.

Baca Juga  Atasi Banjir Pemko Percepat Pembebasan Lahan Batang Kandis

“Smart Surau bukan sekadar menyediakan wifi gratis atau platform pembelajaran daring. Ini adalah bagaimana menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas umat, tempat tumbuh kembangnya generasi muda dengan nilai-nilai agama, budaya, dan teknologi,” ujarnya.

Program unggulan seperti Subuh Mubarokah dan pembinaan remaja masjid dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang yang diperkuat oleh pemerintah agar tidak hanya bersifat seremonial, tapi berdampak luas dan berkelanjutan.

Wali Kota juga menekankan pentingnya pengurus masjid yang mampu menjembatani kebutuhan lintas generasi.

“Agar digitalisasi masjid berjalan efektif, kepengurusan harus melibatkan generasi tua dan muda. Surau adalah tempat pendidikan karakter dan pelestarian budaya Minangkabau yang harus kita hidupkan kembali,” katanya.

Baca Juga  Jelang Puasa Warga Sumbar Padati Tausiyah UAS di Masjid Raya

Ketua DMI Kota Padang sekaligus Wakil Wali Kota, Maigus Nasir, menyatakan bahwa Smart Surau merupakan solusi untuk membentuk masyarakat religius dan tangguh di tengah derasnya arus globalisasi.

“Yang lebih menakutkan dari megathrust adalah ketika masyarakat tidak lagi memahami agama. Maka masjid harus hidup, aktif, dan menghidupkan,” sebutnya.

Musda yang mengusung tema “Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid Menuju Smart Surau” ini turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Edi Oktaviandy, Kabag Kesra Jasman, para camat dan lurah se-Kota Padang, unsur Forkopimda, serta perwakilan pengurus masjid dan mushalla dari seluruh kecamatan di Padang.