Nasional

Anies Tunaikan Janji Bangun JIS

2
×

Anies Tunaikan Janji Bangun JIS

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, JAKARTA – Jakarta International Stadium (JIS) menggelar webinar bertajuk “Satu Atap, Satu Bangsa, #StadionKita” sebagai bentuk rasa syukur atas pemberian Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada JIS tepat pada minggu ke-100 sejak pembangunan dimulai.

Kegiatan tersebut berlangsung secara virtual pada Rabu, (28/07). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kota Jakarta mempunyai sejarah yang panjang sehingga menjadi seperti sekarang ini.

Ia mengatakan adanya Jakarta International Stadium (JIS) harus bisa mencerminkan sebagai tempat berkumpulnya masyarakat yang sama-sama merasakan kesetaraan serta kebersamaan yang membuat warga Jakarta dapat bersatu.

“Kota ini punya sejarah yang panjang hingga menjadi seperti sekarang. Jadi ketika ada sebuah stadion, maka stadion ini harus bisa mencerminkan bahwa tempat untuk berkumpul seluruh masyarakat dengan merasakan perasaan kesetaraan, kebersamaan yang membuat kita semua sebagai warga Jakarta itu tersatukan,” jelasnya.

Lebih lanjut Anies menyampaikan kisah persepakbolaan di Indonesia saat ini masih terus menuliskan catatan sejarah dan hadirnya JIS dapat menjadi babak baru bagi kegiatan persepakbolaan di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa sepak bola juga sebagai alat perjuangan untuk menyampaikan pesan tentang nasionalisme, kesetaraan dan juga harapan.

Baca Juga  44 Tahun Berkarya, Irma June Dedikasikan “Bali Arts Academy”

Anies berharap ke depannya bukan hanya stadionnya saja yang bertaraf nasional, akan tetapi juga para kesebelasan dari Indonesia dapat berprestasi ke kancah internasional.

Dwi Wahyu Daryoto selaku Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menyampaikan tiga kategori rekor MURI yang diterima oleh JIS yakni Lifting Struktur Atap Stadion dengan Bobot Terberat, Stadion Pertama yang Menggunakan Sistem Atap Buka-Tutup dan Stadion Green Building dengan Sertifikasi Platinum Pertama.

Ia mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan capaian anak bangsa atas kerja keras yang dikerjakan bersama-sama secara kolaborasi.

“Malam ini kita menerima tiga rekor MURI. Yang pertama, mengangkat rangka atap beton seberat 3.900 ton secara bersamaan. Yang kedua adalah stadion ini mendapatkan green building certificate yaitu dengan level platinum. Dan yang ketiga adalah stadion yang pertama yang mempunyai atap secara buka tutup. Inilah suatu capaian anak bangsa yang dikerjakan bersama-sama secara kolaborasi,” tuturnya.

Baca Juga  Jokowi: Siapkan Transisi dari Pandemi ke Endemi

Selanjutnya, JJ Rizal selaku sejarawan mengatakan bahwa dunia pergerakan nasional dan sepak bola itu memiliki kedekatan yang sangat erat. Menurut Rizal ruh kebesaran persepakbolaan di Jakarta sebagai Arsenal kebangsaan dengan kiprah para tokoh pahlawan nasional di dalamnya harus diimplan ke dalam Jakarta International Stadium (JIS).

“Dunia pergerakan nasional dengan sepak bola itu sangat dekat dan sepak bola itu jadi Arsenal politik kebangsaan. Jadi menurut saya ruh kebesaran sejarah sepak bola Jakarta sebagai Arsenal politik kebangsaan dengan kiprah para tokoh pahlawan nasional di dalamnya itulah yang harus diimplan ke dalam Jakarta International Stadium ini,” terang Rizal.

Acara tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang menghadirkan beberapa narasumber seperti Andhika Suksmana (Promotor Footballicious), Nariman Prasetyo (Ketua Dewan Direksi WEGE-JAK ON-PP|KSO), Dwi Johardian (Ketua Dewan Direksi WIKON-BA| KSO), Achmad Firdaus (Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta). (rel)