Politik

HM Nurnas: Jenderal Perang Covid-19 di Sumbar itu Mahyeldi

2
×

HM Nurnas: Jenderal Perang Covid-19 di Sumbar itu Mahyeldi

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, Padang -Video rekaman Gubernur Sumbar Mahyeldi yang mengatakan urusan pemerintahan itu banyak. Jangan kaitkan urus Sumbar itu dengan personal Mahyeldi.

Pemerintahan itu satu kesatuan, Dinas Kesehatan urus soal kesehatan, Dinas PUPR urus infratsruktur, ada Wakil Gubernur.

Tapi, menyikapi video Mahyeldi diunggah ke berbagai platform media sosial membuat Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas miris dan geleng-geleng kepala.

Kata HM Nurnas jika covid-19 ini adalah perang tanpa senjata, maka Jenderal perang di Sumbar itu Mahyeldi.

“Pak Gubernur itu jenderalnya, Pak Mahyeldi itu Ketua Satgas penanganan covid-19, artinya Pak Mahyeldi itu pemegang tongkat komando. Tapi kok bilang urus Sumbar tidak personal Mahyledi,” ujar HM Nurnas usai melihat video Gubernur yang tershare ke berbagai group whatsapp, Rabu 28/7-2021.

Baca Juga  Pemko dan DPRD Padang Sepakat Perubahan KUA-PPAS APBD 2025

Harusnya kata HM Nurnas sebagai jenderal atau komandan, mestinya Buya Mahyeldi tetap genggam erat penanganan kasus covid-19.

“Jangan bapalapeh dan mailak (lepas dan mengelak). Penanganan covid-19 ini ibarat peperangan. Pak Gubernur Mahyeldi sebagai panglima atau jenderalnya mesti selalu berada di medan perang covid ini setiap hari, sehingga dilihat sama rakyat panglimanya sedang bertempur habis-habisan. Bukanya pergi ke daerah-daerah urus urusan yang tidak urgent,”ujar politisi senior Partai Demokrat Sumbar ini.

“Pak Mahyeldi, Buya Mahyeldi,” kata HM Nurnas pertempuran sesungguhnya sekarag adalah melawan covid-19.

Baca Juga  Fadly Amran Nyatakan Siap Maju pada Pilkada 2024

“Gubernur sebagai panglima harus ada di medan tempur tiap hari, kesampingkan dulu yang lain lah, ” ujar HM Nurnas yang masih bersitungkin membahas RPJMD Sumbar 2021-2026.

Dilihat dari kondisi kekinian penanganan covid-19, sebut saja angka kematian pasien positif covid-19 semakin tinggi, dan yang terpapar terus Menujukan peningkatan warga yang terkonfirmasi.

“Rakyat sudah angkat bendera putih karena terdampak penanganan covid-19. 400 dokter terpapar covid-19 bahkan 40 dirawat” .

HM Nurnas juga mengatakan situasi saat ini sudah kritis dan berharap Gubernur berada di garda terdepan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“ingat kita kini tengah melakukan perang total terhadap Covid-19”, tutupnya.
(***)