Iptek

Subuh Mubarak UNP: Komunikasi Positif di Era Digital Jadi Sorotan

7
×

Subuh Mubarak UNP: Komunikasi Positif di Era Digital Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: Subuh Mubarak UNP: Komunikasi Positif di Era Digital Jadi Sorotan)

IWOSUMBAR.COM, Padang – Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Krismadinata, Ph.D., menekankan pentingnya komunikasi yang berdampak positif di era digital saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Subuh Mubarak yang digelar Jumat pagi (18/4) di Masjid Raya Al-Azhar, Kampus UNP Air Tawar.

“Di tengah derasnya arus informasi digital, kita memerlukan komunikasi yang membawa manfaat dan membangun kehidupan bermasyarakat yang lebih baik,” ujar Rektor Krismadinata.

Ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi komunikasi secara positif dapat mendorong peningkatan kinerja di lingkungan UNP.

Acara yang rutin digelar setiap Jumat pagi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan UNP, mulai dari Rektor dan Wakil Rektor, hingga para Direktur, Dekan, Kepala Departemen, dosen, mahasiswa, dan sivitas akademika lainnya. Kegiatan kali ini diselenggarakan oleh Fakultas Pariwisata dan Perhotelan UNP.

Baca Juga  Rektor dan Gelar Rapat Bersama Dewan Pengawas BLU UNP

Dalam ceramah bertema “Silaturrahim dan Akhlak Mulia di Era Digital”, Ustaz Dr. Budi Santoso, M.A., menekankan pentingnya menjaga silaturrahim di tengah kemajuan teknologi.

“Salah satu ciri orang shaleh adalah menjaga silaturrahmi, meskipun dunia kini telah serba digital,” ungkapnya.

Ia juga mengulas kondisi masyarakat Mekah pada masa Nabi Muhammad Saw., yang sebagian sudah mampu membaca, menulis, dan aktif berdagang hingga ke luar negeri. Namun, meski sudah maju secara ekonomi, kehidupan sosial masyarakat saat itu dinilai jauh dari nilai-nilai akhlak mulia.

Baca Juga  Riyo Mahasiswa FIK UNP Masuk Pelatnas Persiapan AUG 2024

“Nabi Muhammad diutus untuk memperbaiki akhlak, termasuk dalam hal memuliakan perempuan, menghapus perbudakan, menghilangkan kebiasaan mabuk, judi, dan sebagainya. Oleh karena itulah masa itu dikenal sebagai zaman jahiliyah,” jelasnya.

Menutup ceramahnya, Ustaz Budi mengingatkan bahwa setiap bentuk komunikasi melalui media digital akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat. Ia mengajak seluruh hadirin untuk menjaga etika dan akhlak dalam berkomunikasi, baik di dunia nyata maupun dunia maya.