Peristiwa

Pengamanan Arus Mudik Sumbar, 2.204 Personel Polisi Siaga

2
×

Pengamanan Arus Mudik Sumbar, 2.204 Personel Polisi Siaga

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: Kegiatan Apel Gelar Pasukan di RTH Imam Bonjol Padang)

IWOSUMBAR.COM, PADANG- GUNA memastikan kesiapan personel dan sarana dalam pengamanan arus mudik Idulfitri 1446 H. Kapolda Irjen Gatot Tri Suryanta Pimpin apel gelaran pasukan di RTH Imam Bonjol Padang. Kamis (20/3).

Operasi Ketupat Singgalang 2025 merupakan bentuk nyata sinergi antara Polda Sumbar dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan kelancaran mudik.

“Operasi berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Maret hingga 8 April 2025, dengan melibatkan 2.204 personel kepolisian serta 2.223 personel dari TNI, instansi pemerintah, dan lembaga terkait”, ujarnya.

Sebanyak 85 pos pengamanan disiapkan di berbagai lokasi strategis. Pos-pos tersebut terdiri dari 52 pos pengamanan, 30 pos pelayanan, dan 3 pos terpadu yang difokuskan pada titik-titik rawan seperti jalur kemacetan, daerah rawan kecelakaan, serta pusat-pusat keramaian.

Baca Juga  Danrem 032/Wbr Sertijab Kasiren dan Kasilog, Tekankan Loyalitas

“Pos-pos ini harus mampu memberikan pelayanan prima dan pengamanan optimal bagi masyarakat,” ujar Kapolda.

Selain itu, sebanyak 4.447 lokasi menjadi objek pengamanan utama, termasuk masjid, lokasi salat Id, terminal, pelabuhan, bandara, stasiun kereta api, pusat perbelanjaan, dan tempat wisata yang diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.

Dalam upaya mendukung kelancaran arus mudik, kebijakan penggunaan jalan tol Padang- Sicincin secara gratis selama periode mudik Lebaran, yakni dari 24 Maret hingga 10 April 2025.

Kebijakan ini diatur melalui surat edaran Gubernur Sumatera Barat yang mengatur lalu lintas selama arus mudik dan arus balik.

Baca Juga  PENYIDIKAN ITU INFORMASI DIKECUALIKAN

Kapolda meminta seluruh jajaran untuk memahami karakteristik wilayahnya masing-masing dan menyiapkan skenario penanganan kontingensi dengan matang.

Bagi masyarakat yang khawatir akan keamanan selama perjalanan, Kapolda memastikan bahwa pengawalan kepolisian siap diberikan untuk menjamin rasa aman.

Patroli bersama juga akan dilakukan pada jam-jam rawan guna mengantisipasi gangguan kamtibmas di jalur mudik, rumah yang ditinggalkan, serta kawasan wisata.

“Siapkan layanan pelaporan rumah yang ditinggalkan dan penitipan kendaraan agar masyarakat bisa mudik dengan tenang,” lanjutnya.

Apel pasukan ini juga turut dihadiri oleh Wagub Vasko, pejabat utama serta, unsur Forkopimda Sumbar.