IWOSUMBAR.COM, PADANG- MENGINSPIRASI. Itulah kata yang paling tepat untuk menggambarkan Alisha, seorang siswi kelas 1 Sekolah Dasar yang di usia 7 tahun sudah menghafal Al-Qur’an 30 juz.
Pada Rabu (19/3/2025), Alisha tampil sebagai salah satu peserta dalam ajang Tahfiz Gebyar Ramadan yang digelar di Masjid Raya Ganting. Dengan penuh percaya diri, ia tampil membuat dewan juri dan ratusan hadirin yang hadir kagum menyaksikan.
Saat Alisha mendapat giliran membacakan Surat Al-Ghasyiyah (Surat ke-88 dalam Al-Qur’an). Meski masih sangat belia, ia tampil tenang dan lancar melantunkan ayat-ayat suci. Suasana masjid pun hening, para penonton terpesona dengan kemampuannya.
Usai tampil, Alisha mengungkapkan kebahagiaannya bisa ikut serta dalam ajang ini.
“Aku senang bisa ikut lomba ini. Aku sering latihan sama Umi di rumah dan di sekolah. Rasanya deg-degan, tapi aku ingin terus belajar dan hafal lebih banyak lagi,” ujarnya saat ditanya.
Alisha mengaku memiliki impian besar untuk terus istiqomah dalam menghafal Al-Qur’an dan mengajarkan teman-temannya membaca serta menghafal kitab suci ini.
Ibu Alisha, Fitri Hayati yang menyaksikan di sudut tampak berdiri dengan mata berkaca -kaca tak dapat menyembunyikan rasa haru dan bangganya.
“Sebagai orang tua, saya sangat terharu. Alisha masih kelas 1 SD, tapi sudah punya semangat besar untuk menghafal Al-Qur’an. Saya berharap ini menjadi awal yang baik baginya untuk terus mendalami Al-Qur’an,” ujar Fitri penuh kebanggaan.
Gebyar Ramadan, Wadah Generasi Cinta Al-Qur’an. Penampilan Alisha bukan hanya menunjukkan kemampuannya, tetapi juga menjadi bukti bahwa Gebyar Ramadan lebih dari sekadar perlombaan.
Acara ini menjadi wadah lahirnya generasi yang mencintai Al-Qur’an sejak dini.
Suasana Masjid Raya Ganting semakin syahdu dengan lantunan ayat-ayat suci dari para peserta. Di usianya yang masih belia, Alisha telah memberikan inspirasi besar bahwa mencintai Al-Qur’an bisa dimulai sejak kecil.
Keberanian dan tekadnya menjadi langkah awal menuju perjalanan seorang hafizah sejati.






