Peristiwa

Masyarakat Kota Padang Diimbau Lakukan “Balimau” di Rumah

6
×

Masyarakat Kota Padang Diimbau Lakukan “Balimau” di Rumah

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: Dua remaja asik balimau)

IWOSUMBAR.COM, PADANG- Memasuki Bulan Ramadan seperti biasa tradisi yang telah berlangsung turun-temurun di Sumatera Barat, utamanya di Kota Padang biasanya menggelar prosesi Balimau, yakni mandi di air mengalir sebagai simbol penyucian diri sebelum memasuki bulan puasa.

Tahun ini, prosesi Balimau dijadwalkan berlangsung pada Jumat (28/2/2025). Namun, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang mengimbau warga untuk melaksanakan tradisi ini di rumah saja, guna menghindari berbagai potensi dampak negatif.

Ketua MUI Kota Padang, Japeri Jarab, menegaskan bahwa prosesi Balimau sebaiknya dilakukan secara pribadi di rumah masing-masing. Mengingatkan bahwa mandi di tempat terbuka dapat menyebabkan aurat terbuka dan percampuran antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram.

Baca Juga  Pemkot Padang Pasang Akses Internet di Huntara

“Ketika mandi di tempat umum, aurat bisa terlihat dan terjadi percampuran dengan lawan jenis. Ini tentu bisa menambah dosa, sementara niat awal Balimau adalah untuk mensucikan diri sebelum Ramadan,” ujar Japeri, Jumat (28/2/2025).

Selain itu, diingatkan juga bahwa prosesi Balimau yang berlangsung hingga malam hari sering kali menyebabkan masyarakat melewatkan salat Tarawih.

“Acara ini kadang berlangsung lama, bahkan sampai larut malam. Akibatnya, banyak yang terjebak kemacetan, berpotensi mengalami kecelakaan, dan akhirnya melewatkan salat Tarawih. Oleh karena itu, kami mengimbau agar masyarakat melaksanakan Balimau di rumah saja,” tambahnya.

Baca Juga  Universitas Paramadina Gelar Program Pendampingan UMKM

Meskipun ada imbauan untuk Balimau di rumah, Pemerintah Kota Padang tetap akan melakukan pemantauan di lokasi-lokasi yang biasanya menjadi tempat pelaksanaan tradisi ini.

Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyatakan bahwa pihaknya bersama Satpol PP akan turun langsung ke lapangan untuk mengawasi aktivitas masyarakat.

“Kami akan melakukan pengawasan di tempat-tempat yang sering dijadikan lokasi Balimau oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama di lokasi-lokasi populer seperti Pantai Pasir Jambak, Lori Lubuk Minturun, Bawah Jembatan Kalawi, Irigasi Lubuak Rayo, Lubuak Paraku, Lubuak Tampuruang, Pantai Padang, dan Pantai Air Manis.