Peristiwa

Kota Bukittinggi, Dimulainya TMMD ke-123 Tahun 2025

5
×

Kota Bukittinggi, Dimulainya TMMD ke-123 Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: Danrem 032/Wbr memukul gong tanda dimulainya TMMD ke 123)

IWOSUMBAR.COM, BUKITTINGGI – Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 tahun 2025 berlangsung lancar di Lapangan Kantin Kodim 0304/Agam, Jalan Sudirman, Kelurahan Sapiran, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi, pada Rabu (19/02/2025).

Kegiatan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bukittinggi, termasuk Kapolresta Bukittinggi, Kapolres Agam, serta pejabat TNI dari berbagai satuan di wilayah tersebut.

Pembukaan TMMD ke-123 secara resmi dilakukan oleh Bupati Kabupaten Agam, Andri Warman. Dengan penandatanganan naskah kerja sama antara Kodim 0304/Agam dan Pemerintah Kabupaten Agam, yang menjadi dasar pelaksanaan program TMMD di wilayah tersebut.

Baca Juga  Danrem 032/Wbr Pimpin Sidang Penerimaan Calon Bintara TNI AD 2025

Dikesempatan, Bupati Agam secara simbolis menyerahkan peralatan kerja kepada Satgas TMMD ke-123. Acara kemudian ditutup dengan pemukulan gong oleh Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, S.I.P., menandai dimulainya pelaksanaan TMMD ke-123.

Bupati Agam menekankan pentingnya program TMMD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Program ini merupakan bentuk nyata pemberdayaan masyarakat Nagari melalui pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur yang secara langsung menyentuh kepentingan publik,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, menjelaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik.

Baca Juga  Danrem Wahyu Eko Purnomo Kunjungi Kodim 0304/Agam

“Ini adalah wadah untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan meningkatkan kesadaran bela negara di tengah masyarakat,” katanya.

TMMD ke-123 ini merupakan kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama dalam mengatasi kendala infrastruktur yang dihadapi warga masyarakat.

Dengan mengusung semangat gotong royong, program ini diharapkan dapat menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Agam.