IWOSUMBAR.COM, PADANG- Seorang Polisi Wanita (Polwan) dari jajaran Polda Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan sanggup untuk menjadi Kapolsek di Kepulauan Mentawai.
Adalah AKP Herlina yang secara langsung mengajukan diri kepada Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, untuk bertugas sebagai Kapolsek di Kepulauan Mentawai.
Keputusan ini menarik perhatian banyak pihak karena menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mengemban tugas kepolisian, terutama di wilayah terpencil.
AKP Herlina, sebelumnya bertugas di Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Sumbar. Ia menyatakan bahwa keinginannya bertugas di Mentawai didorong oleh semangat pengabdian kepada tanah kelahirannya.
Lahir pada 29 September 1968 di Kabupaten Kepulauan Mentawai, AKP Herlina menempuh pendidikan hingga jenjang SMP di daerah tersebut sebelum melanjutkan SMA di Padang. Baginya, kesempatan ini adalah bentuk pengabdian di sisa masa tugasnya sebagai anggota Polri.
Kapolda Sumbar menanyakan apakah ada Polwan yang menjabat sebagai Kapolsek di jajaran Polda Sumbar, namun tidak ada satu pun. Ia kemudian memberikan kesempatan bagi Polwan yang berminat untuk mengajukan diri.
“Saya tanya, ada nggak Polwan yang jadi Kapolsek? Nggak ada?” kata Kapolda Sumbar.
Namun, dari barisan belakang, AKP Herlina tiba-tiba maju dan dengan penuh keyakinan mengangkat tangannya. Keberaniannya membuat Kapolda Sumbar langsung memintanya maju ke depan.
Ketika ditanya alasan ingin menjadi Kapolsek di Mentawai, AKP Herlina menjawab dengan tegas, “Saya ingin mengabdi di daerah tempat saya dibesarkan. Saya lahir dan sekolah di Mentawai. TK, SD, SMP di Mentawai, lalu SMA di Padang,” ungkapnya dalam pertemuan yang berlangsung di Anai Resort, Kabupaten Padang Pariaman, pada Rabu (12/2).
Mendengar jawaban itu, Kapolda Sumbar langsung memerintahkan Karo SDM Polda Sumbar untuk segera mengeluarkan surat telegram penugasan bagi AKP Herlina, yang resmi diterbitkan pada 12 Februari 2025.
Tak hanya itu, penunjukan AKP Herlina sebagai Kapolsek Mentawai juga menjadi momen bersejarah. Ia akan menjadi Polwan pertama yang dilantik langsung oleh Kapolda, sebuah prosesi yang biasanya dilakukan oleh Kapolres.
“Nanti pelantikannya spesial. Karena cuma satu orang, kita buat berbeda. Apa perlu dilantik di Polda sekalian?” ujar Kapolda.
Bagi AKP Herlina, kesempatan ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Ia mengaku tak pernah menyangka bahwa keinginannya untuk mengabdi di tanah kelahiran akan terwujud, terlebih dengan prosesi pelantikan yang istimewa.





