Peristiwa

105 Anak Antusias Ikuti GSSB di Masjid Darul Huda

3
×

105 Anak Antusias Ikuti GSSB di Masjid Darul Huda

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: 105 Anak Antusias Ikuti GSSB di Masjid Darul Huda)

IWOSUMBAR.COM, PADANG – Mengusung tema “Dekati Allah dengan Salatmu, Niscaya Allah Mendekatimu dengan Rezeki-Nya”, program Gerakan Salat Subuh Berjamaah (GSSB) kembali dilaksanakan di Masjid Darul Huda, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo.

Program akan dilaksanakan selama 40 hari, mulai 19 Januari hingga 28 Februari 2025, diikuti oleh 105 Pejuang Subuh Cilik.

Pembina Ikatan Remaja Masjid Darul Huda, Wanda Leksmana, mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen masjid untuk mewujudkan lingkungan yang ramah anak.

“Program ini tidak diwajibkan untuk setiap masjid, tetapi Masjid Darul Huda berkomitmen menjadi tempat ibadah yang juga ramah bagi anak. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai wadah belajar dan bermain bagi anak-anak,” ujar Wanda Minggu (19/1).

Baca Juga  Hujan dan Angin Puting Rusak Rumah Warga di Koto Lua Padang

Program Tahunan yang Semakin Diminati
GSSB di Masjid Darul Huda merupakan tahun ketiga dalam penyelenggaraannya.

Program ini terus menunjukkan peningkatan jumlah peserta setiap tahunnya. Pada 2023, kegiatan ini diikuti oleh 50 anak, meningkat menjadi 70 anak pada 2024, dan tahun ini mencapai 105 peserta.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari pengakuan Pemerintah Kota Padang yang menetapkan Masjid Darul Huda sebagai masjid ramah anak sejak 2022.

Hal ini mendorong masjid untuk terus berinovasi, termasuk menjadikan GSSB sebagai salah satu program unggulan. Selain mempererat hubungan anak-anak dengan masjid, program ini juga mempersiapkan mereka menyambut bulan Ramadan.

“Masjid Darul Huda merupakan masjid pertama di Kota Padang yang menjadi role model masjid ramah anak. Ini juga mendukung Kota Padang sebagai kota layak anak,” kata Wanda.

Baca Juga  Pendidikan Merata Wako Luncurkan Kartu Padang Juara

Wanda pun berharap program ini dapat menginspirasi masjid-masjid lain di Kota Padang.

“Di Kota Padang ada sekitar 1.700 mushala dan masjid. Jika GSSB menjadi program Pemko Padang, kita bisa membayangkan masjid dan mushala ramai oleh anak-anak yang salat Subuh berjamaah selama 40 hari,” tuturnya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, yang diwakili oleh Kasubag Keagamaan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemko Padang, Zul Asfi Lubis, menyampaikan apresiasi atas program ini.

“Momentum seperti ini harus dimanfaatkan, apalagi ini sudah tahun ketiga. Inilah yang perlu ditiru oleh masjid-masjid lain di Kota Padang,” ujarnya.

Zul Asfi berharap GSSB dapat diadopsi oleh masjid, mushala, dan surau lainnya untuk menciptakan generasi muda yang lebih dekat dengan masjid sejak dini.