Peristiwa

Bundo Kanduang Pauh Lomba Malamang di KAN Limau Manis

2
×

Bundo Kanduang Pauh Lomba Malamang di KAN Limau Manis

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: Malamang, Bambu dibakar berisikan Beras Ketan)

IWOSUMBAR.COM, PADANG- Kelompok Bundo Kanduang di Nagari Limau Manis, Kota Padang, menggelar Lomba Malamang. Kegiatan dilakukan di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang pada Senin (23/12).

Tradisi dan Kegiatan malamang ini dijadikan momentum untuk memperkuat identitas budaya Minangkabau di tengah zaman modernisasi.

Dihadiri Pj Wali Kota Padang, Andree Algamar yang menilai, Lomba Malamang tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi sebuah tradisi yang harus diteruskan masyarakat di Minangkabau.

Baca Juga  Polwan Padang Panjang beri Trauma Healing Korban Kecelakaan ALS

“Lomba ‘Malamang’ ini merupakan tradisi yang sangat positif dan harus terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas kita. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mengenang warisan leluhur, tetapi juga memastikan bahwa generasi muda memahami, menghargai, dan melanjutkan budaya ini,” ujar Andree Algamar.

Lemang sendiri adalah makanan khas Minangkabau yang berbahan dasar beras ketan dan santan yang dimasukkan ke dalam sebuah bambu yang dibakar di atas bara api.

Ketua Pelaksana lomba malamang, Mildawati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut terselenggara berkat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kelompok Kegiatan Senin (KKS) FMIPA Universitas Andalas serta dukungan dari Anggota DPRD Kota Padang, Rafdi.

Baca Juga  PSI Batal sebagai Peserta Pemilu di Tanah Datar

“Lomba ini diikuti oleh 14 kelompok peserta yang masing-masing terdiri dari dua orang Bundo Kanduang dan satu Puti Bungsu. Selain melestarikan budaya, lomba ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan komunikasi,” katanya.

Melalui Lomba Malamang ini, masyarakat Nagari Limau Manis menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan budaya.