IWOSUMBAR.COM, PADANG- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menunjukkan komitmen dalam melayani masyarakat melalui program Public Service Obligation (PSO) dan layanan Kereta Api (KA) Perintis.
Dimana masyarakat dapat menikmati layanan kereta api dengan tarif yang terjangkau, sehingga mendorong penggunaan transportasi publik dan mengurangi beban jalan raya.
Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Muh. Tri Setyawan, mengatakan, bahwa layanan PSO diprioritaskan untuk perjalanan jarak dekat yang mendukung aktivitas harian masyarakat.
“Dengan adanya PSO, kami berharap semakin banyak warga yang beralih ke kereta api, sehingga kemacetan dan polusi dapat berkurang,” ujarnya.
Diketahui saat ini, dua kereta api berstatus PSO dioperasikan di wilayah Sumbar, yakni: KA Pariaman Ekspres (rute Stasiun Pauhlima/Padang – Stasiun Naras PP) dengan tarif Rp5.000 per perjalanan.
Dan KA Minangkabau Ekspres (rute Stasiun Bandara Internasional Minangkabau – Stasiun Pulau Air PP) dengan tarif Rp10.000 per perjalanan.
KA Perintis dirancang untuk membuka akses daerah yang belum terjangkau transportasi kereta api. Contohnya adalah KA Lembah Anai, yang melayani dua rute:
Stasiun BIM – Stasiun Kayu Tanam PP (tarif Rp5.000) dan Stasiun Duku – Stasiun Kayu Tanam PP (tarif Rp3.000).
Muh.
Tri menambahkan bahwa program ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas transportasi, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami menjalankan program ini dengan prinsip Good Corporate Governance demi layanan yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” ujarnya ada media (6/12)
Pada periode Januari hingga November 2024, KAI Divre II Sumbar melayani 1.638.930 penumpang, naik 7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (1.528.517 penumpang). Khusus bulan November 2024, jumlah penumpang tercatat mencapai 149.847 orang, meningkat 2% dibandingkan Oktober 2024.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat. KAI Divre II akan terus meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan,” sebut Muh. Tri.
Faktor peningkatan penumpang antara lain tingginya minat masyarakat pada kereta api sebagai transportasi nyaman dan ekonomis, serta banyaknya rombongan eduwisata sekolah. Lima stasiun dengan volume penumpang tertinggi adalah Stasiun Padang, Stasiun Pariaman, Stasiun Air Tawar, Stasiun Naras, dan Stasiun BIM.
Tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api di Divre II Sumbar mencapai 99,82% pada Januari–November 2024, naik dibandingkan periode yang sama tahun 2023 (99,47%). Ketepatan waktu kedatangan juga meningkat dari 99,15% (2023) menjadi 99,39% (2024).
“Kami terus meningkatkan mutu operasional, termasuk perawatan sarana dan prasarana, demi memastikan ketepatan waktu yang menjadi keunggulan kereta api,” kata Muh. Tri.
KAI Divre II Sumbar optimis melayani hingga 1,8 juta penumpang hingga akhir 2024. Untuk kenyamanan, calon penumpang diimbau memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI yang memungkinkan pembelian mulai H-7 keberangkatan. Tiket juga tersedia di loket tiga jam sebelum keberangkatan, selama persediaan mencukupi.





