IWOSUMBAR.COM, PADANG -Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Departemen Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang (UNP), mengadakan pelatihan kriya tekstil makrame dan strategi pemasaran bagi anak-anak Panti Asuhan Putri Hanifa III di Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam.
Program bertujuan untuk meningkatkan kreativitas sekaligus membuka peluang usaha bagi para peserta dengan memanfaatkan keahlian merajut benang menjadi karya seni yang menarik.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian kepada Masyarakat, yang mendorong kampus untuk berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat.
Pelatihan ini dirancang agar anak-anak panti asuhan memiliki keterampilan seni rupa, khususnya dalam bidang makrame, yang dinilai masih jarang dikuasai oleh anak-anak tingkat sekolah menengah di Kabupaten Agam.
Menurut Asra Ilal Khairi, S.Pd., M.Pd., Ketua Pelaksana PKM sekaligus dosen Departemen Seni Rupa UNP, program tersebut diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan seni kepada peserta, sehingga mereka lebih produktif, inovatif, dan kreatif.
Kepala Yayasan Panti Asuhan Hanifa III, Zulfa Hidayat, S.Pd., juga menyampaikan apresiasinya atas inisiatif UNP.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat, karena anak-anak kami tidak mendapatkan keterampilan seperti ini di sekolah,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Yayasan, Azirmen, yang menilai kegiatan ini mampu membuka wawasan baru bagi anak-anak terkait potensi seni rupa sebagai peluang usaha. (Ket photo: Poto bersama usai gelaran pelatihan)
Tim PKM UNP yang diketuai oleh Asra Ilal Khairi, S.Pd., M.Pd., beranggotakan Siti Aisyah, S.Pd., M.Pd., Dr. Heldi, Ph.D., serta dua mahasiswa instruktur, Tasya Adesaputri dan Shinta Sasmiati, yang ahli di bidang makrame dan strategi pemasaran digital.
Selama pelatihan berlangsung, para instruktur membimbing peserta secara langsung dalam proses penciptaan karya makrame, mulai dari teknik dasar hingga strategi pemasaran produk di era digital.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membekali anak-anak panti asuhan dengan keterampilan yang dapat mereka manfaatkan di masa depan, baik sebagai sarana ekspresi seni maupun sebagai sumber penghasilan yang berkelanjutan.





