Peristiwa

Ketersediaan dan Pasokan Bahan Pokok untuk Kota Padang Aman

6
×

Ketersediaan dan Pasokan Bahan Pokok untuk Kota Padang Aman

Sebarkan artikel ini
Oplus_0
(Ket photo: Rapat koordinasi Tim Satgas Pangan Kota Padang di Kantor Wali Kota, Jumat (22/11/2024)

IWOSUMBAR.COM, PADANG – Pemerintah Kota (Padang) memastikan ketersediaan bahan pokok strategis terjaga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025.

Hal itu disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Padang, Didi Aryadi dalam rapat koordinasi Tim Satgas Pangan Kota Padang di Kantor Wali Kota, Jumat (22/11/2024)

“Ketersediaan dan pasokan bahan pangan pokok mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Padang,” ujarnya.

Perkiraan ketersediaan 10 bahan pokok strategis yakni beras, cabe rawit, cabe keriting, bawang putih, bawang merah, daging sapi, daging ayam, telur ayam, gula pasir, dan minyak goreng melebihi perkiraan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  Warga Padang Padati Lapangan Apeksi Salat Idul Fitri

Didi Aryadi juga menyampaikan hasil monitoring yang dilakukan di berbagai pasar menunjukkan bahwa harga-harga bahan pangan pokok relatif terkendali.

“Tidak terjadi kelangkaan dan kenaikan bahan pangan pokok saat ini,” imbuhnya.

Ia mencontohkan, cabe keriting pada minggu ketiga bulan November ini berkisar antara Rp24.000-30.000.

“Padahal, ketika langka-langkanya bisa mencapai Rp100.000. Saat ini, banyak cabe keriting masuk dari Jawa ataupun dari daerah tetangga seperti Bukittinggi, Solok, Alahan Panjang, Aceh, Lampung, dan Kerinci,” jelas dia.

Baca Juga  WAKO Fadly Amran dan Pendidikan Baiturahmah Berduka

Sementara itu, untuk komoditas lain yakni beras Rp15.000-19.000, bawang merah Rp30.000-36.000, bawang putih Rp36.000-38.000, cabe rawit Rp48.000-50.000, daging sapi Rp140.000-150.000.

Sedangkan telur ayam diharga Rp32.000-Rp34.000, gula pasir Rp18.000-20.000, dan minyak goreng kemasan Rp17.500-19.000.

Secara produksi, bahan pangan pokok Kota Padang tidak mencukupi untuk masyarakat Kota Padang. Namun, secara ketersediaan pangan memenuhi kebutuhan masyarakat karena adanya pasokan dari daerah surplus pangan.