Peristiwa

Terobosan LPKA Payakumbuh: e-Library untuk Anak Binaan

7
×

Terobosan LPKA Payakumbuh: e-Library untuk Anak Binaan

Sebarkan artikel ini
Oplus_0
(Ket photo: acara peresmian Kipin e-Library)

IWOSUMBAR.COM, LIMA PULUH KOTA -LPKA Kelas II Payakumbuh menghadirkan sebuah inovasi penting dalam dunia pendidikan, khususnya untuk anak binaan, yakni Kipin E-lea menggandeng organisasi pendidikan Q-VICI dan dukungan Dr. Yogi Anggraena, M.Si, Plt. Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran BSKAP Kemendikbud Ristek, LPKA mempersembahkan Kipin e-Library.

Terobosan ini dilatarbelakangi oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, yang menegaskan bahwa pendidikan anak tidak boleh terhenti selama proses peradilan pidana berlangsung.

“Hadirnya Kipin e-Library menjadi langkah strategis untuk menjamin hak pendidikan anak binaan di LPKA Payakumbuh dan diharapkan menjadi percontohan nasional”,. ujar ujar Dwinastiti, Kadivpas usai acara peresmian e-Library.

Kipin e-Library adalah server berbasis teknologi terkini yang memungkinkan anak binaan mengakses ribuan konten pendidikan secara offline.

Teknologi ini sangat sesuai dengan kondisi di LPKA, di mana penggunaan internet dibatasi. Berbagai konten yang tersedia di dalamnya

Baca Juga  Dibulan Kemerdekaan Gojek Gelar KPAB 2022 Bagi Jurnalis

Meliputi: Paket Kesetaraan A, B, C
Materi SMA/SMK dan pelatihan prakerja
Komik literasi pendidikan dari Kemendikdasmen
Literasi dasar: numerasi dan finansial Video, buku, dan soal latihan mandiri
Fasilitas PTO (Paperless Test Offline) untuk asesmen.

Dengan fasilitas ini, anak binaan dapat belajar secara mandiri maupun didampingi oleh pembina. Materi yang disediakan disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan pengembangan keterampilan mereka.

Peresmian Meriah dengan Beragam Aktivitas
Acara peresmian Kipin e-Library yang berlangsung pada 20 November 2024 dengan tema “Literacy Financial is not just learning, it’s a thrilling adventure”
(Literasi Finansial, Bukan Sekadar Belajar, Tapi Petualangan yang Menantang).

Peresmian dihadiri Kepala LPKA, Pj Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota, perwakilan Q-VICI, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Ibu Dwinastiti, serta Plt. Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud Ristek, Drs. Zulfikri Anas, M.Ed.

Acara diawali dengan sambutan para pejabat ini dimeriahkan dengan penampilan seni dari anak binaan. Peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan pita, pelepasan 1.000 benih ikan, dan penutupan dengan kegiatan Market Day.

Baca Juga  Puncak Hari Bhayangkara, Polda Sumbar Gelar Pesta Rakyat

Market Day menjadi bukti nyata penerapan literasi finansial, di mana anak binaan menjual hasil karya mereka, seperti makanan-minuman, kaus Eco Print, hingga sabun cuci piring. Kegiatan ini melatih keterampilan wirausaha sekaligus memberikan pengalaman praktis dalam mengelola keuangan.

“Anak-anak LPKA tidak boleh kalah. Dengan adanya e-Library, mereka harus lebih sering membaca,” ujar Dwinastiti, Kadivpas.

Dijelaskan, Hadirnya Kipin e-Library menjadi langkah konkret untuk menumbuhkan minat baca dengan cara yang modern, mudah diakses, dan terjangkau. Dengan perpustakaan digital seperti ini, anak binaan tidak hanya mendapatkan akses ke pendidikan formal tetapi juga keterampilan hidup yang relevan.

“Inovasi ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi anak binaan untuk berkembang, baik secara akademik maupun dalam menghadapi tantangan hidup di masa depan”.