Peristiwa

Tanam Jagung, Polres Pasbar Dukung Ketahanan Pangan

4
×

Tanam Jagung, Polres Pasbar Dukung Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Oplus_0
(Ket photo: Tanam Jagung, Polres Pasbar Dukung Ketahanan Pangan)

IWOSUMBAR.COM, PASAMAN BARAT – Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat mengikuti peluncuran Gugus Tugas Polri dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional yang dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melalui video conference, Rabu (20/11).

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Di Pasaman Barat, acara berlangsung di lahan perkebunan jagung seluas dua hektare yang terletak di Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik, menyatakan bahwa program ini selaras dengan arahan Kapolri untuk mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mencapai swasembada pangan.

Baca Juga  Irwan Prayitno Apresiasi Buku "Nyala Asa di Tengah Badai Corona"

Kapolres menjelaskan bahwa Polres Pasaman Barat telah memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami tanaman pangan bergizi. Selain itu, pihaknya mendorong pemanfaatan lahan produktif, pengawasan distribusi hasil tani, serta merekrut anggota Polri dengan keahlian di bidang pertanian, perikanan, peternakan, gizi, dan kesehatan masyarakat.

“Setiap tahapan dalam penanaman jagung, mulai dari bibit, perawatan, pemberian pupuk hingga panen, akan kami kawal dengan baik,” ujar Kapolres.

Mendorong program ini, Polres Pasaman Barat menggandeng jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan para petani. Polsek-polsek di bawah Polres juga diinstruksikan untuk menjadi pelopor dalam program ketahanan pangan, merangkul masyarakat, serta mendorong peningkatan hasil pertanian, peternakan, dan perikanan.

Baca Juga  Visitasi KI, Sekda Padang Panjang: KIP Suatu Keharusan

Saat ini, Polres Pasaman Barat telah memanfaatkan 10–12 hektare lahan untuk pertanian. Ke depan, luas lahan akan ditingkatkan dengan melibatkan TNI, Forkopimda, pemerintah kecamatan, nagari, dan jorong, hingga tokoh masyarakat.

“Kami ingin memastikan swasembada pangan di Pasaman Barat tercapai melalui kolaborasi berbagai pihak,” tutur Kapolres.

Selain itu, pengawasan ketat dilakukan terhadap pendistribusian pupuk dan pestisida. Polres Pasaman Barat telah mendata jumlah kios dan distributor pupuk di wilayahnya. Jika ditemukan adanya penyelewengan, tindakan tegas akan diambil.