Peristiwa

KPU Sumbar Persiapkan Debat dan Pemungutan Suara

5
×

KPU Sumbar Persiapkan Debat dan Pemungutan Suara

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: ketua KPU Sumbar Surya Efitrimen)

IWOSUMBAR.COM, Ketua Komisi Pemimpin Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) Surya Efitrimen menyatakan Pihaknya akan menyediakan ruang sebanyak 400 orang pada acara debat pertama Pemilihan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang dilaksanakan pada Rabu, 13 November 2024, di Hotel Mercure.

“Kami telah menginformasikan kepada tim Paslon 01 dan 02 mengenai aturan debat. Untuk tamu undangan, kami menyediakan ruang untuk 400 orang, dan koordinasi keamanan sudah dilakukan dengan pihak terkait,” kata Surya Efitrimen pada awak media, Selasa 12-11/ 2024, di aula kantor KPU Sumbar.

Terkait kesiapan logistik, Surya menyebutkan bahwa distribusi logistik Pilkada ke 19 kabupaten dan kota di Sumbar telah selesai. Saat ini, proses pelipatan surat suara sedang berlangsung setelah tahap penyortiran selesai dilakukan.

Baca Juga  Rakor SAKIP, Ketua KPU Ingatkan Kesiapan Dokumen Anggaran

“Dalam proses penyortiran, ditemukan beberapa kekurangan surat suara, baik karena rusak maupun kurang jumlahnya. Oleh karena itu, pada 10 November 2024, kami telah mengajukan permintaan penambahan surat suara untuk kebutuhan pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Sumbar memiliki 10.846 TPS dengan total pemilih mencapai 4.103.084 orang. Sebanyak 79.922 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) juga telah dilantik dan siap bertugas.

“Terdapat 27 TPS khusus di 15 kabupaten/kota, yang akan melayani sekitar 6.740 pemilih khusus”, jelas Surya.

Dalam rangka masa kampanye 10–23 November, KPU Sumbar juga memfasilitasi iklan kampanye bagi pasangan calon di media cetak, elektronik, dan media luar ruangan seperti spanduk dan baliho, tambah Jons Manedi.

Baca Juga  Pemko Padang Peringati Harlah Pancasila Perkokoh Ideologi

Guna mengantisipasi rawan bencana. Di Kabupaten Agam, terdapat tiga TPS yang lokasinya dekat dengan Kawah Gunung Marapi. Rencananya, TPS ini akan dipindahkan hingga jarak 4,5 kilometer dari kawah untuk memastikan keamanan. Situasi serupa juga terjadi di Kabupaten Tanah Datar, di mana terdapat TPS yang rawan bencana.

“KPU akan berkoordinasi dengan BPBD untuk mitigasi bencana, bahkan jika diperlukan, TPS di daerah rawan akan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman,” kata Surya Efitrimen. (*R*)