EkonomiNasional

Manajemen Pemasaran Bisnis Showroom Mobil Bekas Jefha Mobilindo

14
×

Manajemen Pemasaran Bisnis Showroom Mobil Bekas Jefha Mobilindo

Sebarkan artikel ini

(Sumber:https://www.instagram.com/jefhamobilindo?igsh=MTJjYW1jNXhobXYwZg==)

PADANG- Bisnis showroom mobil bekas adalah usaha yang fokus pada penjualan mobil bekas kepada konsumen. Showroom ini menyediakan tempat fisik di mana mobil-mobil bekas dipajang sehingga calon pembeli bisa melihat, mencoba, dan membelinya secara langsung.

Di showroom, pembeli dapat melihat, menguji, dan membandingkan berbagai jenis mobil bekas dari berbagai merek. Jefha Mobilindo adalah merek showroom mobil bekas yang didirikan oleh pengusaha yang bernama Jerry Pramudia Zen yang diberi modal oleh dirinya sendiri dan dengan dua orang saudaranya yaitu Rudy Pramudia Zen dan Yuda Pramudia Zen.

Mereka mendirikan bisnisnya sejak tahun 2019 dengan bermodalan satu mobil dan saat sekarang ini sudah memiliki kurang lebih 20 mobil yang akan dijual belikan karena sudah mendapatkan laba dan juga sudah mendapat tambahan modal.

Awal berdirinya bisnis ini karena pemiliknya yaitu Jerry, memiliki hobi memodifikasi motor, dari pengalaman tersebut terbiasa untuk jual beli barang- barang motor. Sampai akhirnya pemilik berfikir membeli stock lebih untuk dipasarkan, tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengumpulkan modal akhirnya merambah ke jual beli barang barang mobil, dari situ modal cukup untuk membeli mobil bekas untuk diperjual belikan kembali.

Menurut pemilik hobi bisa membuka lapangan pekerjaan untuk dirinya sendiri dan orang lain, dan juga bisa mendapatkan penghasilan dari hobi tersebut.

Jefha Mobilindo ini berlokasi di jalan Dakota 1 No 9 Tunggul Hitam, kota Padang, Sumatera Barat. Yang berdekatan dengan rumah pemiliknya.

Pemasaran yang dilakukan oleh Jefha Mobilindo ini adalah dengan memasang iklan iklan menggunakan sosial media seperti aplikasi jual beli mobil yaitu OLX atau Market Place Facebook, dan bisa juga dimedia sosial lain seperti Instragam dan Tiktok.

Baca Juga  Tiga Pati Naik Pangkat Jadi Irjen dan 87 Pamen Jadi Kombes

“Membuat video kreatif seperti video edukasi cara- cara merawat mobil, cara – cara memakai mobil secara awet dan riview video mobil secara menyeluruh atau secara detail dibeberapa sosial media, dimulai dari meriview bagian luar dan bagian dalam mobil, serta menjelaskan beberapa komponen – komponen mobil seperti fitur dan accessoris tambahan lainnya sehingga menarik perhatian konsumen terhadap mobil yang dijual” ujar pemiliknya.

Menurut pemilik usaha ini, trend utama dalam pemasaran yaitu membuat video kreatif terhadap produk jualan seperti membuat video cinematik, video trailer atau video yang bisa menarik perhatian konsumen terhadap mobil yang dijual sesuai dengan mengikuti tren tren yang dilakukan anak anak jaman sekarang dimedia sosial.

Untuk lebih menarik perhatian konsumen yaitu dengan melakukan interaksi secara berkala seperti, jika ada kendala dibeberapa produk atau barang barang yang dijual, produsen memberikan layanan sepenuhnya kepada konsumen seperti servis atau menunjukkan tempat – tempat bengkel dan memberikan garansi terhadap produk yang dijual produsen.

Selain itu, produsen juga mengelola produk baru dengan membeli unit mobil lalu melakukan peremajaan terhadap mobil, dan jika ada barang-barang yang harus diganti maka produsen akan menggantinya dengan yang baru dan jika ada yang harus di perbaiki maka produsen juga akan memperbaiki produknya. Sehingga konsumen puas dengan produk tersebut dan tidak ada lagi kendala terhadap mobil mobil yang dijual.

Baca Juga  McDonald’s Indonesia Gelar Open Kitchen, Kupas Rahasia Ayam Renyah dan Gurih

Melalui wawancara dengan dua pelanggan yang bernama Maiyuni dan Masrial, mereka mengatakan tertarik untuk membeli mobil disini.

“Pelayanan yang sangat ramah dan banyak sekali penawaran yang membuat pelanggan dimanjakan dengan pelayanannya” ujar pelanggan Maiyuni dan “banyak sekali pilihan model unit yang bisa dibeli dengan setiap produknya yang sudah siap di pakai dan sudah diservis serta juga sudah disalon, jadi produk di Jefha Mobilindo tersebut sudah sangat disarankan untuk diperjual belikan” ujar pelanggan Masrial.

Bisnis jual beli mobil bekas bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan karena permintaannya yang terus meningkat.

Banyak masyarakat Indonesia yang lebih memilih membeli mobil bekas karena harganya yang lebih murah dibandingkan mobil baru. Alasan lain masyarakat Indonesia lebih memilih mobil bekas karena pajak yang dikenakan juga lebih murah.

Karena itulah bisnis jual belu mobil bekas di Indonesia menjadi salah satu ide bisnis atau peluang yang dapat Grameds memanfaatkan untuk meraih keuntungan yang besar.

Meski demikian, untuk menjalankan bisnis jual beli mobil bekas pun tidaklah mudah, kita harus tau resiko dari bisnis jual beli mobil bekas. Karena setiap berbisnis pasti ada resikonya besar maupun kecil. Meskipun resiko usaha tidak bisa dihindari setidaknya resiko itu bisa di minimalisirkan.

(Sumber:https://www.tiktok.com/@jefhamobilindo.pdg?_t=8qD6LbJnQYe&_r=1)

Padang, 24 September 2024.Oleh: Fiona Chairunnisa Zen
(Mahasiswa Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas).