(Ket Poto: Ratusan Mahasiswa Kawal Putusan di MK di DPRD Sumbar)
IWOSUMBAR.COM, PADANG- Ratusan pendemo yang tergabung dalam aksi “Selamatkan Republik, Kawal Putusan Mahkamah Konstitusi (MK)” menyampaikan orasi di depan Gedung DPRD Sumatera Barat (Sumbar) dari pagi hingga menjelang sore.
Dalam orasinya mereka menyampaikan kritik terhadap pemerintah dengan berbagai bentuk protes, Rezim Oligarki, Indonesia di Bajak
Bahkan di salah satu bentuk protes tersebut adalah poster yang bertuliskan “Negara Diperkosa 1 Keluarga,” yang dibawa oleh seorang mahasiswa Universitas Andalas.
Pada poster tersebut merupakan bentuk ketidakpuasannya terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang menurutnya telah merombak peraturan demi kepentingan pribadi.
“Bisa kita lihat, semua perubahan dimulai dari MK pada awal Pilpres. Peraturan-peraturan telah diubah-ubah. Meskipun ketua MK yang baru sudah memperbaiki jalannya, DPR yang masih diisi oleh orang-orang dekat Jokowi dengan mudah mengubah aturan untuk kepentingan keluarganya” ujarnya.
Mereka juga mengkritik langkah DPR RI yang dianggap akan berupaya menggagalkan keputusan MK untuk meloloskan seorang anak Presiden untuk menjadi kepala daerah.
Diketahui bahwa, anak Jokowi diarahkan untuk menjadi Wakil Presiden dan Gubernur. Gibran sudah menjadi wakil, dan sekarang tinggal Kaesang serta menantunya yang akan menjadi Gubernur.
Para pendemo dan mahasiswa intinya menolak segala bentuk politik dinasti yang terus dilanggengkan.
Selain itu, Rahmi sempat berorasi beberapa menit untuk memotivasi massa aksi agar tetap berjuang mengawal pelaksanaan keputusan MK.
Dari pantauan media hingga menjelang sore hari para penggemar aksi belum juga disambut Pimpinan DPRD yang kabarnya masih melakukan kunjungan kerja. (**)





