IWOSUMBAR.COM, PADANG -Dosen dan mahasiswa dari Program Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang (FIP UNP) berpartisipasi dalam International Conference on Mathematics & Science Education Practices (ICoMSEP) 2024.
Konferensi ini diselenggarakan oleh Malaysia Association of Research and Education for Educators (MAsREE) pada Sabtu, 27 Juli 2024, di Park Inn by Radisson, Putrajaya, Malaysia.
Acara ini dihadiri oleh tiga dosen dan 16 mahasiswa S2 PAUD FIP UNP, serta Ketua Alumni sebagai presenter dan peserta.
Paparan Inovatif dari FIP UNP
Dr. Yaswinda, S.Pd, M.Pd, Koordinator Program S2 PAUD, berkolaborasi dengan Dr. Suzieleez Syrene Abdul Rahim dari University Malaya, mempresentasikan paper berjudul “Development Science Learning of Volcano Eruption Disaster Mitigation based on Multisensory Ecology For Early Childhood”.
Sementara itu, Dr. Delfi Eliza, S.Pd, M.Pd, memaparkan “The Influence of Illustrated Science Story Games Integrated with Minangkabau Local Wisdom via Android Application on Science Process Skills in Kindergarten”, hasil kolaborasi dengan University Malaya dan mahasiswa S2 PAUD FIP UNP.
Dr. Nenny Mahyuddin, S.Pd, M.Pd, turut menyumbang dengan presentasi berjudul “Development Of Cooking Class Learning Videos Using Moringa Leaves To Improve Early Childhood Science Process Communication Skills”. Karya ini mendapatkan penghargaan sebagai Best Presenter, berkat kolaborasinya dengan dosen dan mahasiswa dari University Malaya.
Keynote Speaker dan Manfaat Konferensi
Dr. Ihsan Ismail menjadi keynote speaker dalam konferensi ini, membahas “Transforming Math Education: Engaging Learners Through Creative Teaching Practice”.
Beliau menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika serta penerapan konteks kehidupan nyata untuk merangsang kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah pada anak.
Keikutsertaan dalam konferensi ini sangat berharga bagi dosen dan mahasiswa S2 PAUD UNP, sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan visi program magister mereka menjadi yang terdepan dalam riset dan pengembangan pendidikan anak usia dini di Asia Tenggara pada tahun 2026.
Hasil dari konferensi ini diharapkan dapat dimuat dalam jurnal internasional terindeks Scopus.





