(Ket Poto: Jemaah Sumbar yang Sakit di Madinah Kembali ke Tanah Air)
IWOSUMBAR.COM, PADANG- TIGA jemaah asal Sumatera Barat yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Madinah telah kembali pulang ke tanah air. Mereka tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Sabtu malam (20/7) pukul 19.45 WIB bersama jemaah Kloter 61 Debarkasi Pondok Gede (JKG-61).
Ketiga jemaah ini disambut oleh tim dari Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, dipimpin oleh M. Rifki dan Uswatman, serta berbagai pihak terkait seperti Manager Garuda Station Rusdi Saad, Kepala KKP Edi Mawari, Kakan Kemenag Pasaman Yasril, perwakilan Kemenag Padang Hendri Yazid, Kemenag Kota Solok Emil Isra, dan tim kesehatan.
Menurut Rifki, ketiga jemaah ini mengalami masalah kesehatan saat berada di Kota Madinah, dengan gejala awal berupa sesak nafas. Setelah dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), mereka harus dirujuk ke rumah sakit sehingga kepulangan mereka tertunda.
“Dari tujuh jemaah yang dirawat saat proses kepulangan dari Madinah, tiga di antaranya sudah bisa pulang ke tanah air. Sayangnya, dua di antaranya wafat,” ujar Rifki.
Rifki juga menyampaikan bahwa selama di tanah suci, jemaah haji mendapatkan pelayanan kesehatan yang sangat baik, baik dari petugas haji Indonesia maupun pihak rumah sakit di Arab Saudi.
“Begitu tiba di Bandara Minangkabau, mereka langsung menjalani pemeriksaan di klinik bandara dan hasilnya menunjukkan kondisi mereka sudah membaik sehingga dapat pulang bersama keluarga mereka”.
Di antara ketiga jemaah yang pulang adalah Djarmis bin Mias (82 tahun) dari kloter 14 asal Kota Solok, yang mengalami sesak nafas dan masalah selera makan, serta pernah dirawat di beberapa rumah sakit di Madinah.
Selain itu, ada juga Febrizal Julin Caco (64 tahun) dari kloter 16, yang mengalami masalah serupa dan dirawat di RS King Fahd Madinah, serta Mardiani Zubir (67 tahun) dari RS Mowasat Madinah, yang juga mengalami sesak nafas dan penurunan nafsu makan selama di Madinah. (**)





