Nasional

IPB Gelar Workshop Hilirisasi Minyak Sawit Menjadi Produk

3
×

IPB Gelar Workshop Hilirisasi Minyak Sawit Menjadi Produk

Sebarkan artikel ini

(Ket Poto: Gelaran Workshop Hilirisasi Minyak Sawit di Truntum Hotel)

IWOSUMBAR.COM, PADANG -PUSAT Penelitian Surfaktan dan Bioenergi (SBRC IPB University) bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menggelar Workshop bertema “Hilirisasi Minyak Sawit Menjadi Produk Oleopangan, Oleokimia dan Biofuel: Peluang dan Tantangan”. Kamis 4 Juli 2024 di Truntum Hotel Padang.

Direktur utama BPDPKS, Eddy Abdurrahman menyampaikan peran peran BPDPKS dalam pengembangan produk dan industri minyak sawit menjadi minyak produk Oleopangan, Oleokimia dan Biofuel.

“Tentunya BPDPKS ikut mendukung dan menggiatkan hilirisasi produk sawit”, ujarnya.

Diketahui, Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian workshop tahun kedua setelah suksesnya acara serupa pada tahun 2023 yang diselenggarakan di Bogor, Medan, dan Balikpapan dengan dukungan dari APOLIN.

Baca Juga  Kompolnas Pantau Kinerja Tim Investigasi Kanjuruhan

Ketua Pelaksana Prof. Dr. Erliza Hambali mengatakan, Workshop ini bertujuan untuk mengidentifikasi produk potensial dari hilirisasi minyak sawit, dan menggali permintaan pasar, serta mengeksplorasi tantangan dan peluang dalam pengembangan industri oleopangan, oleokimia, dan biofuel di Indonesia.

“Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah, menggerakkan perekonomian, dan menciptakan lapangan kerja di seluruh rantai nilai industri kelapa sawit”, ujarnya.

Sementara WR 4 Unand, Dr. Henmaidi, S.T,. M.eng, M.Sc menyampaikan, dalam hal ini Universitas Andalas turut mendukung sebagai partner pelaksana kegiatan di Padang, Sumatera Barat, selain dukungan utama dari BPDPKS.

“Kita dari Sumatera Barat tentunya sangat mendukung gerakan Hilirisasi sawit ini, dan siap menjadi partner”, ujarnya.

Komoditas kelapa sawit, yang merupakan salah satu dari sepuluh komoditas unggulan Indonesia, diharapkan dapat meningkatkan nilai tambahnya melalui hilirisasi industri oleopangan, oleokimia, dan bioenergi.

Baca Juga  Prof. Ganefri Dipercaya Jadi Ketum Pengurus AFI

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat daya saing Indonesia di pasar global. Hingga tahun 2022, luas areal kelapa sawit mencapai 15,38 juta Ha dengan produksi CPO mencapai 48,24 juta ton dan PKO sebanyak 9,65 juta ton, berkontribusi sebesar 3,5% terhadap PDB nasional menurut data Kemenperin (2022).

Pemerintah Indonesia telah menetapkan visi jangka panjang Indonesia Maju 2045 dengan fokus pada pemanfaatan sumber daya alam seperti kelapa sawit secara optimal melalui kebijakan hilirisasi.

Workshop turut dihadiri perwakilan dari Kementerian Perndustrian dan Kadin Sumbar dan pengusaha Sawit serta puluhan mahasiswa di Padang.(**)