IWOSUMBAR.COM, PADANG- CHAIRUL HARUN yang merupakan sastrawan, budayawan, wartawan serta filsuf dan pemikir, lahir di Kayutanam Kabupaten Padang Pariaman pada tanggal 17 Agustus 1950 dan meninggal dunia pada tanggal 19 Februari 1998.
Sebagai sastrawan, Chairul Harun banyak menghasilkan karya sastra, seperti puisi, cerpen, dan novel.
Berikut ini daftar karya-karya Chairul Harun (1) Tiga Kumpulan Sajak, terbit tahun 1968 di Padang oleh penerbit Studi Klub Padang, (2) Ganda Hilang terbit tahun 1981, di Padang oleh penerbit Studi Klub Padang, (3) Warisan (novel) terbit tahun 1983, di Jakarta, oleh penerbit Pustaka Jaya, (4) Monumen Safari (kumpulan puisi) terbit tahun 1966, (5) Matajo (cerita anak), (6) Basoka (cerita anak), (7) Maranginang (cerita anak), (8) 60 Jam yang Gawat (cerita anak), (9) Teratai Kerinci (cerita anak), (10) Cindua Mato, (11) Sutan Pangaduan (saduran), dan (12) “Sastra sebagai Human Control” dimuat dalam Dua Puluh Sastrawan Bicara (antologi esai), terbit tahun 1984.
Pada tahun 1979, novelnya yang berjudul “Warisan” mendapat hadiah Yayasan Buku Utama dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Ia juga pernah memimpin Badan Koordinasi Kegiatan Kesenian Indonesia (BKKNI) Sumatera Barat pada tahun 1977.
Sebagai wartawan Chairul Harun pernah menjadi wartawan di Harian Angkatan Bersenjata, Majalah Tempo, serta menjadi Pemimpin Redaksi (Pemred) di koran terbitan Sumbar, yakni; Harian Aman Makmur, Harian Umum Haluan, dan Wakil Pemimpin Redaksi di Harian Singgalang.
Untuk mengenang Sang Legenda Chairul Harun, Hamas (Himpunan Media Sumbar) rencananya akan mengangkatkan acara dengan tajuk “WARISAN” yang berisikan; Orasi Budaya: “Warisan” dalam Perspektif Budaya Minang. Baca Puisi Karya Chairul Harun. Testimony Speech dan Achievement Award. (Hamas)





