(Ket Poto: Kadis Dispusip Ferimulyani Hamid saat Jumpa Pers)
IWOSUMBAR.COM, PADANG – DALAM rangka memperingati HUT Kota Padang yang ke-355, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang akan menyelenggarakan Festival Cerita yang mengangkat tema sejarah Kota Padang melalui catatan dan fakta sejarah.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, dr. Ferimulyani Hamid, M.Biomed, saat jumpa pers dengan sejumlah media di kantornya, Selasa (28/5/2024).
Menurut Ferimulyani Hamid, festival ini akan melombakan video pendek berdurasi lima menit yang menceritakan fakta sejarah Kota Padang.
“Kami berharap, melalui lomba video ini, literasi sejarah Kota Padang dapat disajikan dengan cara yang menarik,” ujarnya.
Ferimulyani Hamid menambahkan bahwa selama ini karya historiografi biasanya dituangkan dalam bentuk tulisan seperti artikel, makalah, jurnal, atau buku.
Bagi sebagian orang, sejarah dianggap masa lalu. Namun, untuk membuat sejarah menarik di zaman sekarang, kita perlu menciptakan ruang dan kemasan baru agar sejarah dapat dinikmati dan menjadi informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Oleh karena itu, lomba pembuatan video sejarah ini diharapkan dapat membantu memahami sejarah dengan lebih baik,” tambahnya.
Selain itu, Ferimulyani Hamid menyatakan bahwa di era digitalisasi ini, historiografi yang awalnya dalam bentuk tulisan perlu dialihkan ke dalam bentuk video pendek.
“Hasil riset sejarah akan lebih mudah, menarik, dan efektif untuk disampaikan kepada masyarakat melalui video. Video kini memiliki peran penting dalam menyajikan informasi, sebanding dengan media informasi lainnya. Dengan kepraktisan video, informasi dapat diserap dengan lebih baik oleh masyarakat, menjadikannya bagian integral dalam dunia perpustakaan,” jelasnya.
Lomba video pendek ini juga bertujuan untuk meningkatkan promosi minat baca di Kota Padang.
“Peserta dapat berupa individu atau kelompok, dan dapat mendaftar melalui link pendaftaran yang sudah disiapkan panitia di http://festivalceritadispusippadang.wordpress.com. Objek video harus berada di Kota Padang, dengan masa produksi pada tahun 2023 hingga batas akhir pengiriman karya. Peserta juga diwajibkan mengikuti akun Instagram @perpustakaankotapadang dan @dispusippadang,” jelasnya. (**)





