Peristiwa

Andalas Grup dan Alumni SKMA Peduli Korban Banjir Bandang

2
×

Andalas Grup dan Alumni SKMA Peduli Korban Banjir Bandang

Sebarkan artikel ini

(Ket Poto: ketua alumni SKMA Serahkan bantuan diterima Bupati Eka Putra di Posko bencana)

IWOSUMBAR.COM, BATUSANGKAR -ANDALAS Grup dan Alumni SKMA (Sekolah Kehutanan Menengah Atas) turut peduli dan bantu Korban lahar dingin di Kabupaten Tanah Datar. Bantuan berupa pakaian tersebut diserahkan langsung Ketua Alumni SKMA Sumbar Novi Hendri kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra.

“Sebagai warga Tanah Datar diperantauan kami ingin membantu sanak saudara kami yang ditimpa musibah. Mudah mudahan bantuan ini dapat meringankan sedikit beban sanak saudara kami”, ujar Novi Hendri.

Bantuan dari Andalas Grup dan Alumni SKMA ini berupakan pakaian seperti kain sarung sebanyak 25 Dus, pakaian sebanyak 10 Dus.

“Kita memang memilih memberikan pakaian untuk warga terdampak bencana. Pertimbanganya saat ini warga lebih membutuhkan itu dan bantuan makanan saat ini juga sudah banyak mengalir. Bisa jadi pakaian menjadi opsi yang dibutuhkan”, ujarnya.

Novi Hendri menjelaskan, bantuan dalam bentuk pakaian dan kain sarung berasal dari donasi Andalas Grup (Andalas Kariatama Sejahtera, Andalas Karunia Sejahtra, Kreasindo dan beberapa anak perusahaan. Selain itu juga dari donasi alumni SKMA (Sekolah Kehutanan Menengah Atas) yang tersebar di seluruh Sumatera Barat.

Baca Juga  Marapi Level Siaga, Gubernur Instruksikan Siap Siaga Potensi Letusan

Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan ucapan terima kasih pada Andalas Grup atas empaty dan donasinya.

“Atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan terima kasih pada Andalas Grup. Bantuan dalam bentuk Kain Sarung dan pakaian ini sangatlah dibutuhkan warga. kami akan distribusikan kepada warga”, ujar Eka Putra.

Kabupaten Tanah Datar termasuk daerah yang cukup luas terdampak bemcana banjir lahar dingin. Mulai dari Sungai Jambu, Parambahan, Rambatan dan beberapa titik lain. Selain luas, korban yang terdampak bencana ini juga cukup besar dan banyak.

“Saat ini kita merencanakan untuk relokasi beberapa warga yang terdampak. Re lokasi ini melalui dua pola. Pertama kita atas nama pemerintahan daerah yang mencarikan lahan tempat tinggal dan pola kedua kaum dari warga yang terdampak menyediakan lahan”, ungkap Eka Putra.

Selain melakukan relokasi, penanganan terhadap sumber bencana juga musti dilakukan. Mulai dari pembangunan Sabo Dam sampai pada normalisasi sebagian ruas sungai.

Baca Juga  Prof Ganefri Lantik 9 Pejabat UNP

“Saat ini fokus kita adalah menangani pengungsi. Mulai dari kebutuhan sadang, pangan dan nantinya termasuk tempat tinggal”, ucap Eka Putra.

Dari pantauan media ini di posko induk bencana banjir lahar dingin di gedung Indo Jalito terpantau suport dan bantuan terus mengalir. Selain dari instansi pemerintahan, badan usaha hingga ke paguyuban terutama paguyuban Tanah Datar (IKTD/Ikatan Keluarga Tanah Datar). Mulai dari IKTD di Kabupaten/kota di Sumbar sampai IKTD di beberapa provinsi.

“Terus terang saya melihat dan merasakan langsung bagaimana empaty dunsanak di rantau betul betul terpanggil untuk ikut bersama sama membantu dunsanak yang ditimpa musibah. Empaty dan dukungan yang besar inilah membuat kami di Pemerintahan Kabupaten Tanah Datar menjadi terbantu dan tak merasa lelah menuntaskan masalah bersama ini. Sekali lagi, terima kasih untuk suport dan bantuan kita semua”, tukuk Eka. (Tf)