Peristiwa

Perbaikan Ruas Jalan Bukik Batabuah-Lasi Mendesak Dilakukan

2
×

Perbaikan Ruas Jalan Bukik Batabuah-Lasi Mendesak Dilakukan

Sebarkan artikel ini

(Ket Poto; Galodo Lahar Dingin Marapi Lalui Ruas Jalan Bukik Batabuah Jumat 5/4)

IWOSUMBAR.COM, PADANG – PEMERINTAH Kabupaten Agam dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat diminta segera bertindak untuk menangani perbaikan dan pembersihan material abu vulkanik yang mengganggu jalur Bukik Batabuah-Lasi.

Jalur ini merupakan rute strategis dan pilihan utama bagi pemudik yang ingin menghindari kemacetan.

Anggota DPRD Sumatera Barat, Nofrizon, menekankan pentingnya tindakan cepat dari pihak terkait, terutama menjelang puncak arus mudik. “Jalur alternatif ini menjadi solusi bagi warga untuk menghindari kemacetan di ruas jalan Tanjung Alam-Biaro-Baso yang saat ini semakin padat”, katanya.

Nofrizon mengamati adanya perubahan pada permukaan jalan setelah banjir lahar dingin, termasuk terbentuknya gelombang di sebagian ruas jalan. Dia menyarankan metode tambal sulam agar perbaikan dapat dilakukan dengan cepat.

Baca Juga  Kasus Ganja di Mentawai, WNA Asal Brazil Jadi Tersangka Utama

Meskipun ruas jalan ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Agam, Nofrizon menegaskan pentingnya peran Pemerintah Provinsi mempercepat perbaikan, mengingat jalur ini menghubungkan dua kabupaten dan menjadi alternatif penting selama arus mudik.

Dalam konteks koordinasi antar daerah, anggota DPRD Sumatera Barat, Rafdinal, menyoroti pentingnya kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Agam dan Pemerintah Provinsi dalam menangani bencana ini.

Dia menekankan bahwa menjaga kelancaran arus mudik harus menjadi prioritas, tanpa membiarkan bencana ini dimanfaatkan sebagai alat politik menjelang Pilkada.

“Jalur Baso-Canduang-Lasi-Bukik Batabuah- Sei Puar ini adalah jalur favorit. Hampir setiap tahun jalur ini menjadi pilihan pemudik. Tidak itu saja, long week end pun jalur ini menjadi pilihan demi menghindari Macet di Padang Luar, Jambu Air, Kota Bukittinggi menuju Payakumbuh. Agar tak menimbulkan masalah baru sebaiknya Pemkab Agam dan Pemprov bertindak cepat melakukan recovery”, ujar Rafdinal.

Baca Juga  Kebakaran Dua Petak Toko di Pasar Gaung, Kerugian Capai Rp75 Juta

Diketahui pada Jumat (5/4/2024) lalu, banjir lahar dingin melanda ruas jalan Bukik Batabuah-Lasi, menyebabkan gangguan lalu lintas serta kerusakan pada properti warga dan lahan pertanian.

Banjir tersebut berasal dari anak sungai yang berhulu di Gunung Marapi, yang sudah beberapa kali menjadi sumber bencana di daerah tersebut.

Warga mencatat bahwa pendangkalan sungai selama sepuluh tahun terakhir telah berkontribusi pada intensitas banjir.

Terjadinya pendangkalan imembuat badan sungai tidak mampu menampung debit air, lumpur, dan material lain yang terbawa arus dari hulu, sehingga menyebabkan banjir (galodo) di ruas jalan provinsi tersebut. (**)