Peristiwa

Keren 100 Lebih Peserta Itikaf di Masjid Darul Huda Nanggalo

6
×

Keren 100 Lebih Peserta Itikaf di Masjid Darul Huda Nanggalo

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, PADANG – MASJID Darul Huda, yang terletak di Perumdam Punggai, Kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, telah melaksanakan Itikaf pada sepertiga Ramadan selama empat tahun terakhir.

Luarbiasanya jumlah jamaah yang serta dalam Itikaf di masjid ini terus meningkat dari tahun ke tahun, pada bulan ramadhan Ini mencapai lebih dari 100 peserta, yang mayoritas adalah anak-anak.

Ketua Umum Masjid Darul Huda, Prajarso, mengungkapkan, bahwa pada tahun sebelumnya peserta Itikaf, hanya 5 hingga 10 jamaah yang berpartisipasi, namun angka ini terus meningkat menjadi 50-an jamaah dalam dua tahun terakhir.

Baca Juga  Program Pekarangan Pangan Lestari di Polsek Koto Tangah

“Sekarang, jumlah peserta Itikaf telah mencapai lebih dari 100, dan hampir 80 persennya adalah siswa SD, SMP, dan SMA yang tinggal di sekitar masjid,” ujarnya.

Keterlibatan anak-anak dalam Itikaf adalah suatu hal yang patut disyukuri, karena hal ini menunjukkan pentingnya Itikaf bagi mereka dalam memahami makna malam Lailatul Qadar.

Keberhasilan Itikaf anak-anak ini tidak terlepas dari pendampingan dan bimbingan dari Ikatan Remaja Masjid yang secara konsisten membina karakter anak-anak untuk lebih memakmurkan masjid.

Pembina Ikatan Remaja Masjid Darul Huda, Wanda Leksmana, menjelaskan bahwa peserta Itikaf yang mendaftar mencapai lebih dari 100 orang, hampir semuanya adalah anak-anak.

Baca Juga  Wako Fadly Amran Lulus Kepatutan Calon Penerima Tinarbuka

Mereka diberikan pengawasan yang ketat oleh remaja masjid, termasuk selama persiapan sebelum, selama, dan setelah Itikaf berlangsung.

“Selama Itikaf, anak-anak melakukan berbagai kegiatan ibadah, termasuk tadarusan, salat berjamaah, dan sahur bersama”, ujarnya.

Sedangkan dana untuk sahur bersama diperoleh dari donatur, sedekah jamaah, dan pengurus masjid, serta dengan memberdayakan ekonomi jamaah yang memiliki usaha makanan.

Wanda berharap bahwa pengalaman Itikaf ini akan memberikan kenangan yang berharga bagi anak-anak dan membantu mereka memahami makna kegiatan ibadah di bulan Ramadan.