Nasional

BIM Peduli Korban Bencana Banjir Pessel dan Pariaman

3
×

BIM Peduli Korban Bencana Banjir Pessel dan Pariaman

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, PADANG- BENCANA Banjir dan Longsor melanda Kabupaten Padang Pariaman dan Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Menyikapi hal ini, PT Angkasa Pura II BIM Peduli memberikan bantuan kemanusiaan berupa bahan makanan dan pakaian kepada masyarakat yang terdampak.

Bantuan berupa beras, telur, minyak goreng, mie instan, pakaian layak pakai, dan lainnya diserahkan oleh perwakilan PT Angkasa Pura II BIM, diwakili oleh Asisten Manager CSR, Feni Lindriany, kepada pihak berwenang setempat.

Penyerahan bantuan dilakukan di kediaman Bupati Drs Rusma Yul Anwar yang didampingi Kepala BPBD Pessel Doni Gusrizal dan PLT Kadiskes Pessel Ibu Intan Novia FN, Jumat (15/3/2024).

Baca Juga  Buya Hamka Datuk Indomo Tokoh Ulama Panutan

Sedangkan di Padang Pariaman diserahkan langsung kepada Kepala BPBD Padang Pariaman Bapak Budi Mulya yang diterima oleh Bapak Effendi Kabid KL di Kantor BPBD Padang Pariaman.

Penyerahan bantuan disaksikan oleh beberapa pejabat dan staf pimpinan PT AP II BIM serta Tim Reaksi Cepat BIM (Gurilla).

Feni Lindriany, Assman CSR PT AP II BIM, menyatakan bahwa bencana banjir ini sangat memprihatinkan, dan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat terdampak.

Pesan dari EGM BIM, Indrawansyah, disampaikan melalui Feni Lindriany yang mengekspresikan keprihatinan dan dukungan dari Angkasa Pura II dan Bandara Internasional Minangkabau kepada masyarakat korban bencana Sumatera Barat.

Baca Juga  Strategi Pengelolaan Karbon Biru di Indonesia

Dalam situasi di mana pengiriman bahan makanan terhambat oleh banjir, PT Angkasa Pura II BIM turut menyediakan kebutuhan sembako untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, terutama menjelang bulan Ramadan 1445 H.

“Semoga masyarakat yang terdampak bisa tetap sabar menghadapi ujian ini, dan semoga mereka tetap mampu dan kuat menjalankan ibadah dengan penuh keimanan di bulan suci Ramadan ini,” sebut Feni Lindriany yang kerap dipanggil bu Felin ini. (**)