Nasional

Paramadina dan Kemenlu Gelar Acara Foreign Policy Circle’s Talk

4
×

Paramadina dan Kemenlu Gelar Acara Foreign Policy Circle’s Talk

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, JAKARTA -KRISIS Global dan Kerja Sama Selatan-Selatan. Dibahas dalam acara Foreign Policy Circle’s Talk yang diselenggarakan oleh Universitas Paramadina dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Dr. Yayan Ganda Hayat Mulyana menyoroti dampak krisis ekonomi dan sosial akibat kenaikan harga komoditas global dan perubahan iklim.

Diskusi digelar Kamis (22/2/2024) menekankan pentingnya kerja sama Selatan-Selatan sebagai solusi dalam menghadapi tantangan global.

Pada pertemuan yang dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk Maulana Syahid, Muhammad Iksan, dan Penny Dewi Herasati, Dr. Yayan menegaskan peran kerja sama Selatan-Selatan dalam mencegah konflik, memajukan perdamaian, dan mengatasi kemiskinan.

Baca Juga  Bawaslu Sumbar Raih Penghargaan Kehumasan Terbaik 2025

Dr. Handi Risza, Wakil Rektor Universitas, menyatakan pentingnya peran Selatan Global dalam tata kelola global, sementara Yuefen Li dari South Centre menyoroti perlunya membangun kapasitas di negara-negara berkembang.

Maria Renata Hutagalung dari MoFA menekankan peran Indonesia dalam kerja sama internasional dan promosi perdamaian global.

Sementara, Dima Al-Khatib dari UNOSSC menyoroti tantangan masa depan dan pentingnya investasi dalam penelitian bersama serta pembiayaan baru.

Rio Budi Rahmanto dari Kemenlu RI menyoroti pentingnya kerja sama Selatan-Selatan di tengah ketidakseimbangan global dan aspirasi Indonesia untuk meningkatkan perannya, terutama di Afrika.

Baca Juga  Komisioner KI se Indonesia Ikuti Rakornas di Lombok

Harapan dan Langkah-Langkah Masa Depan
Diskusi ini menggarisbawahi pentingnya kerja sama Selatan-Selatan sebagai solusi untuk tantangan global dan aspirasi negara-negara berkembang dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Dengan meningkatnya kerja sama dan kemitraan, diharapkan dapat terwujud dunia yang lebih adil, makmur, dan berkelanjutan bagi semua”, ujar Dr. Handi Risza, Wakil Rektor Universitas. (**)