(Ket Poto: Sabun organik ramah lingkungan, sumber doc pribadi)
Oleh: Elvira Deswita, S.Si
Mahasiswa Pascasarjana Departemen Kimia FMIPA UNAND
PADANG – SABUN, APA SIH SABUN ITU?
SECARA ilmiah sabun adalah senyawa kimia yang terdiri dari molekul-molekul yang memiliki bagian hidrofobik (menarik air) dan bagian hidrofilik (menarik minyak atau lemak).
Sabun dibuat melalui proses saponifikasi dengan mencampurkan asam lemak dan alkali. Secara sederhananya adalah campuran minyak dengan garam sodium atau soda api akan menghasilkan sabun padat.
Asam lemak yang terdapat pada minyak akan berikatan dengan garam sodium (NaOH) akan menghasilkan sabun padat.
APA SAJA KOMPONEN UTAMA SABUN?
Bahan utama membuat sabun adalah minyak sebagai asam lemak dan soda api (NaOH) sebagai alkali. Minyak, Minyak yang dapat digunakan adalah minyak kelapa, minyak goreng, minyak sawit, minyak zaitu, dsb. Dan sebagaian orang mencampurkan berbagai minyak untuk memperoleh sabun dengan kualitas lebih baik.
NaOH atau dikenal dengan soda api adalah sejenis basa logam kaustik. Garam sodium atau NaOH terbentuk dari oksida basa. NaOH murni berbentuk padatan putih dan tersedia dalam bentuk pellet, serpihan, butiran ataupun larutan jenuh 50%. NaOH bersifat hidgroskopis arnya dapat menyerap kelembaban udara dan sagat mudah larut dalam air.
Ketika NaOH dilarutkan akan melepaskan panas. Secara komersiap NaOH dapat diperoleh dari soda api yang banyak dijual dipasaran.
Untuk memperoleh sabun dengan kualiatas yang baik maka dapat menambahkan ekstrak tumbuhan, buah-buah, bunga dan lain-lain yang berefek baik terhadap kulit.
Apa saja manfaat sabun organic?
Banyak sekali manfaat dari sabun organic diantaranya:
Ramah lingkungan.
Kulit menjadi lembut karena mengandung berbagai jenis minyak.
Aman untuk semua jenis kulit tanpa ada efek samping.
LALU BAGAIMANA CARA PEMBUATAN SABUN TERSEBUT?
PROSES pembuatan sabun melibatkan penggunaan garam sodium (NaOH), maka harus menggunakan masker dan sarung tangan.
Pastikan untuk mengikuti petunjuk keselamatan yang tepat saat bekerja dengan bahan tersebut.
Bahan-bahan yang dibutuhkan:
1. Minyak organik, seperti minyak zaitun, minyak kelapa, minyak almond, atau minyak jojoba
2. Garam sodium (NaOH)/ soda api.
3. Air.
4. Minyak esensial organik (untuk aroma) .
5. Pewarna alami (opsional).
6. Perlengkapan keamanan: sarung tangan, kacamata, dan apron.
7. Alat: wadah tahan panas, termometer, alat pengaduk (kayu atau stainless steel), cetakan sabun.
LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT SABUN ORGANIK:
1. Bekerjalah di area yang terlindung dari angin dan debu. Kenakan perlengkapan keamanan, seperti sarung tangan, kacamata, dan apron.
2. Timbang NaOH, air, dan minyak dengan perbandingan 2:1:10 untuk masing-masingnnya.
3. Campurkan NaOH dengan air: Campurkan NaOH dengan air dingin dalam wadah tahan panas. Selalu tuangkan NaOH ke dalam air, bukan sebaliknya, untuk menghindari reaksi berbahaya. Aduk perlahan dan hati-hati hingga larutan menjadi jernih. Biarkan larutan ini mendingin.
4. Panaskan minyak: Panaskan minyak yang telah ditimbang dalam wadah tahan panas hingga mencapai suhu sekitar 43-49°C.
5. Campurkan larutan NaOH dan minyak: Tuangkan larutan NaOH yang sudah dingin ke dalam minyak yang sudah dipanaskan. Aduk perlahan dengan alat pengaduk hingga larutan mencapai konsistensi yang homogen.
6. Tambahkan minyak esensial dan pewarna (jika diinginkan),: Tambahkan minyak esensial organik untuk aroma yang diinginkan. Juga bisa menggunakan pewarna alami seperti bubuk kurkuma atau bubuk spirulina atau bubuk kopi untuk memberikan warna pada sabun.
7. Tuangkan campuran ke dalam cetakan: Tuangkan campuran sabun ke dalam cetakan sabun yang sudah disiapkan.
8. Biarkan mengeras: Biarkan sabun mengeras selama sekitar 24-48 jam.
9. Potong sabun: Setelah sabun cukup keras, potong sesuai dengan ukuran yang Anda inginkan.
10. Cure (matangkan) sabun: Biarkan sabun matang selama beberapa minggu (min 2 minggu) di tempat yang kering dan terbuka. Proses curing ini akan membantu sabun menjadi lebih keras dan tahan lama.
Setelah sabun organik matang, maka sabun dapat dignakan dengan aman. Pastikan untuk membaca dan mengikuti petunjuk keselamatan yang sesuai saat bekerja dengan sodium hydroxide (NaOH).
SEMOGA BERMANFAAT.





