LIMA PULUH KOTA -PROGRAM Pembinaan Pesantren di Lapas Suliki Raih Medali Perunggu dalam Penelitian KREASI Tahun 2023.
Kalapas Suliki Kamesworo, menghadirkan inovasi dalam program pembinaan kepribadian, yang kini menjadi Program Pembinaan Lapas Berbasis Pesantren.
Program ini secara resmi diresmikan oleh Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Jasman, staff ahli bidang ekonomi. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Barat, Haris Sukamto, Kepala Kemenag Kabupaten Lima Puluh Kota, Baznas Kabupaten Lima Puluh Kota, Ketua BKMT Lima Puluh Kota, dan berbagai tamu undangan lainnya.
Prestasi mencolok datang dari Madrasah Tsanawiyah (MTS) Negeri 3 Lima Puluh Kota, yang berhasil mengungguli 95 peserta dari berbagai sekolah dalam lomba riset sekolah tingkat SMA dan SMP.
Kompetisi ini melibatkan 600 peserta dari 38 Provinsi se-Indonesia. Guru Pembimbing Yanti dan Agustini dari MTS Negeri 3 Lima Puluh Kota merasa bersyukur dan berterima kasih atas prestasi tersebut.
Ucapan selamat pun mengalir dari forkompimda Kabupaten Lima Puluh Kota, termasuk Bupati dan Kepala Kemenag.
Kepala Lapas Kelas III Suliki, Kamesworo, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program lapas berbasis pesantren di Lapas Suliki.
“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih berkat dukungan semua pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, yang telah mendukung pembinaan di Lapas Suliki,” sebut Kames.
Kames menegaskan bahwa objek penelitian tentang pembinaan di Lapas Suliki memberikan efek positif bagi lembaga pemasyarakatan, dan informasi positif ini tersebar luas di kalangan pendidik maupun masyarakat umum.
“Dengan apresiasi dan penghargaan yang telah diraih oleh MTS Negeri 3 Lima Puluh Kota, memberikan nilai positif bagi pemasyarakatan khususnya di Lapas Suliki, dan kami terus mengoptimalkan program pembinaan lapas berbasis pesantren ini,” pungkasnya. (**)





