Peristiwa

Inovasi Padang Print & Copy Centre di Era Digital

4
×

Inovasi Padang Print & Copy Centre di Era Digital

Sebarkan artikel ini

(Ket Poto , suasana kantor Padang Print & Copy Centre,dok Lexania Tivanya Surya)

Oleh Lexania Tivanya Surya (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas)

Pada era digitalisasi seperti saat ini, banyak aspek usaha yang merasakan dampaknya, termasuk usaha fotokopi. Dengan teknologi yang canggih, pemindai berkualitas tinggi, dan aplikasi seluler yang mumpuni, individu sekarang dapat mengelola dokumen mereka sendiri tanpa harus mengandalkan layanan fotokopi.

Seperti usaha Padang Print & Copy Centre, yang berlokasi di Jalan Jhoni Anwar No.31, Kota Padang, juga merasakan penurunan permintaan dan telah menemukan berbagai inovasi untuk menghadapi tantangan digitalisasi ini.

Hary Wahyudi (34), pengelola Padang Print and Copy Center, mengungkapkan bahwa penurunan yang paling dirasakan adalah dalam volume kertas yang dicetak, disalin, dan dijilid. Sebelum teknologi terkemuka hadir, proyek-proyek seperti itu lebih mudah didapatkan.

Oleh karena itu, Hary menjelaskan bahwa strategi bisnis Padang Print & Copy Centre perlu diperbarui dan disesuaikan dengan perkembangan teknologi.

“Setiap bagian dari Padang Print & Copy Centre sekarang dilengkapi dengan fasilitas yang memudahkan pelanggan. Meskipun layanan fotokopi tetap berharga, dibutuhkan ide-ide segar untuk menarik pelanggan dan menghadapi pesaing,” ungkap Hary Wahyudi.

Baca Juga  UTBK di UNP Berakhir, Semua Dokumen Dibakar

(Ket poto, suasana dalam kantor Kantor Pandang Print & Copy Centre,dok Lexania Tivanya Surya)

Menurut Hary, fokus pada kualitas adalah salah satu cara untuk mempertahankan dan menarik pelanggan. Pelanggan yang masih menggunakan layanan penggandaan tradisional sering menilai hasil cetakan mereka berdasarkan ketajaman gambar, keakuratan warna, dan kualitas kertas yang digunakan. Oleh karena itu, perusahaan fotokopi dapat mempertahankan pelanggan setia dengan memastikan bahwa layanan fotokopi mereka selalu memberikan hasil terbaik.

Investasi dalam teknologi juga sangat penting. Mesin fotokopi canggih dengan fitur tambahan seperti pencetakan berwarna, konektivitas ke perangkat seluler, dan kemampuan mencetak pada berbagai bahan dapat menarik pelanggan yang mencari keunggulan teknologi.

Selain itu, inovasi dalam usaha fotokopi saat ini dapat mencakup sistem antar-jemput fotokopi dengan ongkos kirim gratis untuk pembelian minimum, promosi khusus di setiap Jumat atau hari besar, pemesanan online, dan diversifikasi penjualan seperti pembuatan kartu undangan, name tag/name card, banner, brosur, amplop, sticker, faktur, kemasan produk, atau spanduk. Hal ini akan menambah variasi penjualan.

Untuk tidak ketinggalan zaman, penting untuk memperbarui keberadaan di media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk generasi milenial, Facebook untuk generasi baby boomer, dan berpartisipasi di platform e-commerce seperti Shopee untuk pemesanan jarak jauh. Selain itu, penting untuk memperhatikan estetika agar cocok dengan selera masyarakat saat ini.

Baca Juga  Kadivpas Resmikan SAE, WBP Lapas Suliki semakin Produktif

Selain melawan efek digitalisasi, usaha fotokopi juga bersaing dengan pemilik usaha sejenis, oleh karena itu, diperlukan infrastruktur yang memadai untuk memberikan pengalaman nyaman kepada pengunjung, sehingga usaha fotokopi dapat menawarkan nilai tambah dan kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan pesaing.

Banyak inspirasi yang dapat diambil dari perbaikan infrastruktur, yang sebaiknya disesuaikan dengan tema usaha yang dimiliki.

“Kunci untuk bertahan dalam usaha fotokopi saat ini adalah kesadaran. Sadar bahwa zaman berubah, kebutuhan berubah, dan pendekatan terhadap pelanggan pun harus berubah,” kata Harry.

Usaha fotokopi menghadapi tantangan serius di era digitalisasi saat ini, tetapi dengan manajemen yang cerdas, adaptasi, dan fokus pada pelayanan pelanggan yang berkualitas, usaha fotokopi dapat bertahan dan tumbuh dalam lingkungan yang terus berubah ini.

Transformasi menjadi penyedia layanan digitalisasi dokumen adalah langkah strategis yang dapat diambil dengan tetap mempertahankan kualitas layanan yang telah dikenal oleh pelanggan. Dengan demikian, bisnis fotokopi dapat tetap relevan dan berhasil di era digital yang terus berubah.