Iwosumbar.com, Padang – Pemerintah Kota Padang tetap berkomitmen untuk melindungi warganya dari risiko stunting (gagal pertumbuhan) yang dapat memengaruhi perkembangan anak-anak.
Hal ini terlihat pada Rabu (8/11/2023) pagi di Gedung Youth Center, Padang, di mana sekitar 520 orang, termasuk siswi sekolah, bayi, dan balita, akan menerima bantuan yang dapat membantu mencegah stunting. Pemko Padang memberikan tablet penambah darah, telur ayam, dan alat pengukur tinggi badan (antropometri kit) kepada mereka.
Kegiatan bertemakan “Ayo Cegah Stunting” yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kota Padang ini mendapat dukungan dari Wali Kota Padang yang diwakili oleh Asisten I, Edi Hasymi. Dalam acara tersebut, Edi Hasymi memberikan tablet penambah darah kepada siswi sekolah, mendistribusikan 11 unit antropometri kit kepada seluruh camat, dan membagikan 1.500 butir telur kepada ibu yang memiliki balita.
“Kita berupaya keras untuk melindungi generasi muda dari risiko stunting,” kata Edi Hasymi. Ia menyadari bahwa mengatasi stunting memerlukan waktu yang cukup lama dan intervensi yang berkelanjutan.
Menurutnya, stunting tidak hanya disebabkan oleh kurangnya asupan gizi pada balita, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti sanitasi yang buruk, kurangnya partisipasi dalam program posyandu, dan kurangnya administrasi kependudukan.
Selain itu, Edi Hasymi juga menekankan pentingnya peran orangtua dalam memastikan anak-anak mendapatkan makanan seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, buah-buahan, dan sayuran, sebagai langkah preventif terhadap stunting.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Srikurnia Yati, menjelaskan bahwa kegiatan “Ayo Cegah Stunting” bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal anak-anak di Kota Padang. Selama kegiatan tersebut, siswa dan ibu yang memiliki balita juga mendapatkan pengetahuan tentang gizi seimbang dan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).
Pada kesempatan itu, antropometri kit didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Tahun 2023 yang bersumber dari APBN Kementerian Kesehatan. Selain itu, sebanyak 1.500 butir telur disumbangkan oleh PT Charoen Pokhpand Jaya Farm (CPFJ) Padang.
Siswa SMP dan SMK yang menghadiri kegiatan ini tampak bersemangat, menerima tablet penambah darah dari Wali Kota Padang, dan mendengarkan penjelasan tentang stunting dari para narasumber ahli. Mereka juga aktif bertanya dalam sesi tanya jawab.
Dengan upaya yang terus dilakukan, Pemerintah Kota Padang berharap dapat mengurangi angka stunting di wilayah mereka dan melindungi generasi muda dari dampak negatifnya. (**)





