Hukum

2 Dari 3 Pelaku Pemalakan Panti Asuhan di Amankan Polisi

0
×

2 Dari 3 Pelaku Pemalakan Panti Asuhan di Amankan Polisi

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, PADANG – Instruksi Kapolri untuk berantas tindakan Premanisme dan pungli kepada Kapolda dan Kapolres terus ditanggapi oleh Kepolisian Daerah.

Sebanyak 2 orang dari tiga pelaku pemalakan terhadap panti asuhan atau rumah singgah yang berlokasi Jalan Sumatera No E/7 Kelurahan Ulak Karang Utara, diamankan petugas dari Polsek Padang Utara.

Hal itu Diungkap Kapolresta Padang, Kombes Imran Amir bahwa yang melakukan pemalakan adalah merupakan pemuda setempat. Mereka meminta sejumlah uang yang dikumpulkan dari para donatur.

“Berdasarkan keterangan pengelola panti asuhan, mereka meminta bagian bantuan dari donatur yang diterima oleh panti,” katanya pada awak media Rabu (23/6/2021).

Baca Juga  Polres Pasbar Tangkap Tiga Penyalahgunaan Narkoba

Dikatakan, kronologis pemalakan bermula pada bulan puasa lalu. Ketika itu ada donatur yang datang mengantarkan bantuan. Kemudian mereka datang dan meminta kepada pihak panti agar bantuan diberikan kepada mereka sebagian.

“Karena takut, pihak panti terpaksa memberikan bantuan dari donatur kepada pemuda tersebut berupa minuman Fanta sebanyak 8 botol,” katanya.

Selama bulan puasa itu, kata dia, para pemuda datang sebanyak 3 kali meminta bantuan. Bahkan ada juga beberapa pemuda dalam meminta bantuan dengan alasan untuk memperbaiki drainase.

Bahkan sempat pihak panti tidak memberikan yang diminta, tetapi pemuda tersebut mengancam dengan mengucapkan “apabila tidak mau, jangan salah kami jika terjadi apa-apa di panti ini”.

Baca Juga  Berikut Penekanan Pakor Polwan RI ke Polwan Sumbar

“Karena alasan takut, pengelola terpaksa memberikan apa yang diminta pemuda tersebut,” imbuhnya.

Setelah ditindaklanjuti oleh tim gabungan Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Padang Utara, pelaku berjumkah tiga orang.

“Jumlah pelaku tiga orang. Dua sudah dibekuk. Mereka berinisial A (30) dan AM (47). Sedangkan satu pelaku lainnya masih diburu,” terangnya.

Kemudian diketahui, tindakan pemalakan juga terjadi dikawasan Pantai Padang. Dalam meminta uang, mereka beralasan untuk kebersihan. (bz)