Nasional

Kick Off WTBOS Di Fabriek Bloc Bangkitkan Warisan Budaya

3
×

Kick Off WTBOS Di Fabriek Bloc Bangkitkan Warisan Budaya

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, PADANG – Malam ini, di Fabriek Bloc Padang, “Kick Off” Peresmian Galanggang Arang Warisan Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) akan diluncurkan sebagai bagian dari perhelatan “Anak Nagari Merayakan Warisan Dunia.”

Acara ini direncanakan dihadiri oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek dan dibuka oleh Gubernur Sumatra Barat, serta dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, tokoh adat, seniman, perusahaan pertambangan, dan lainnya.

Undri, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Provinsi Sumatra Barat pada media mengatakan, Ini merupakan aktivasi budaya pertama sejak WTBOS diakui sebagai Warisan Dunia oleh Unesco pada tahun 2019.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya dunia ini, yang merupakan milik bersama bangsa Indonesia dan dunia, “.

Baca Juga  Film "Tepatilah Janji" Produksi KPU: Ajakan Bijak Memilih Calon Pemimpin

Edy Utama, selaku Koordinator Kurator Galanggang Arang WTBOS menjelaskan, acara ini juga merupakan langkah awal untuk mengaktifkan aktivitas sosial dan merayakan keragaman budaya sepanjang jalur kereta api WTBOS.

“Selama tiga tahun ke depan, berbagai perayaan budaya, pameran, seminar, dan kegiatan seni budaya akan diadakan sebagai bagian dari upaya untuk merayakan warisan ini”.

Aktivitas ini juga diharapkan dapat merevitalisasi ekonomi budaya di daerah ini, terutama dengan menghidupkan kembali stasiun-stasiun kereta api yang dulunya menjadi pusat aktivitas sosial dan ekonomi.

Di mana setiap stasiun akan diaktifkan dengan kekhasan budayanya sendiri, menciptakan pengalaman unik untuk pengunjung.

Baca Juga  Antisipasi Cuaca Panas, Petugas Haji Siaga Hadapi Puncak Haji

Sementara Mahatma Muhammad Direktur Festival Pusako menambahkan, untuk pengisian konten Galanggang Arang antara lain, meluncurkan situs portal Ombilin Haritage, akun resmi media sosial, dan lainnya yang disebut sebagai “Kaba Baro”, pameran rupa dan media batu, instalasi (Kaba Rupa), kolaborasi musik (Kaba Buni), dan Festival Permainan Anak Galanggang Arang.

“Juga jelajah motor tua di sepanjang jalur kereta api WTBOS,” terang Mahatma Muhammad.

Galanggang Arang bertujuan untuk mempromosikan berbagai potensi alam dan budaya yang dimiliki warisan ini. Semoga acara ini berhasil menggugah kesadaran dan apresiasi terhadap warisan budaya yang berharga ini. (**)