IWOSUMBAR.COM, TANAH DATAR – NAGARI Koto Laweh terkenal dengan produk-produk hasil pertanian, terletak di lereng Gunung Singgalang dan Gunung Marapi. Sebagai kawasan pertanian, nagari ini memiliki kontur geografis yang sangat cocok untuk pariwisata pegunungan.
Nagari Koto Laweh memiliki pemandangan yang indah, serta memiliki jarak yang relatif dekat dengan destinasi-destinasi wisata lainnya Sumatera Barat. Disayangkan selama ini potensi Mountain Tourism tersebut yang belum tergali secara baik.
Menyadari hal tersebut, PKM Universitas Negeri Padang (UNP) mengagas dan mengangkat potensi ini, yang diketuai oleh Dosen UNP, Okki Trinanda.
Dalam kegiatan Pengabdian yang telah dilaksanakan pada tahun kedua ini, Tim Pengabdian telah memfasilitasi berbagai pelatihan kepada para masyarakat penggerak perekonomian Nagari Koto Laweh.
Diantaranya kepada para pelaku UMKM, Pokdarwis, unsur pemuda, serta pelaku kuliner halal di Nagari ini.
Semangat rintisan destinasi wisata Mountain Tourism ini kemudian dijawab oleh masyarakat Nagari Koto Laweh, dengan kemunculan destinasi wisata Sawah 9.
Kawasan ini dikelola oleh Hendri Zet, yang merupakan salah seorang petani modern di Koto Laweh yang memiliki semangat wirausaha. Di kawasan yang indah ini, sejauh mata memandang merupakan perkebunan sayur-sayuran yang menyejukkan mata.
Di tengah-tengah kawasan ini, sudah terdapat sebuah Rumah Makan yang juga bernama Sawah 9. Di Rumah Makan ini, selain menyediakan parkir yang sangat luas, udara yang sejuk, pengunjung juga dapat menikmati kuliner khas masakan Nagari Koto Laweh, sembari menikmati pemandangan pegunungan dan kebun sayuran.
“Di sini pengunjung bisa melihat tiga gunung, yaitu gunung Marapi, gunung Singgalang, dan gunung Talang, ” kata Okki.
Pemilik destinasi wisata Hendri Zet mengucapkan terimakasih atas dukungan dari tim Pengabdian UNP. Zet berharap agar terus muncul binaan dan ide-ide baru terkait pengembangan kawasan Sawah 9 ini.
Sementara Wali Nagari Koto Laweh, R. Dt. Bandaro Gapuang juga menyampaikan hal yang sama. Ia menambahkan, Koto Laweh selain memiliki potensi pertanian, sebenarnya memiliki potensi wisata yang sangat bagus.
“Masyarakat kami sangat menyambut baik ide dari Universitas Negeri Padang, untuk menggagas Nagari Koto Laweh sebagai kawasan Mountain Tourism, ” ujarnya. (Hum)





