Iwosumbar.com, Padang – Wakil Wali Kota Padang, Ekos Albar, menerima kunjungan Tim Penilaian Kompetensi Camat 6 Besar Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Tahap II Tahun 2023 di Kantor Camat Padang Selatan, Senin (28/8/2023).
Wakil Wali Kota Padang, Ekos Albar menyampaikan, selain sudah lama berkiprah di Pemko Padang, ada banyak inovasi yang terus dikembangkan oleh Camat Padang Selatan.
“Camat Padang Selatan telah banyak melakukan perubahan signifikan dalam proses percepatan pelayanan administrasi yang tidak lagi manual. Para lurah, pejabat struktural dan staf sudah memanfaatkan IT dalam setiap pelaporan,” ucap Ekos Albar.
Dan itu, sangat dirasakan manfaatnya saat terjadi musibah seperti banjir dan longsor di Padang Selatan. Apalagi, melalui layanan elektronik, dalam hitungan menit Pemko Padang melalui kecamatan dan kelurahan dapat dirasakan oleh warga di lokasi kejadian.
“Kedua, pembersihan Sungai Batang Arau yang selalu menjadi momok permasalahan K-3 di Kota Padang. Di pertengahan tahun 2022 lalu, Camat Padang Selatan melakukan pembersihan Batang Arau dalam bentuk pengangkatan 18 bangkai kapal, pengerukan sedimentasi sungai, bersih-bersih bantaran sungai dan melalukan pendekatan kultural agar warga tidak membuang sampah ke sungai,” katanya .
Kegiatan tersebut, murni swadaya dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Balai Wilayah Sungai (BWS V) yang datang menurunkan alat berat ke Batang Arau untuk gotong royong.
“Di bidang keagamaan, satu-satunya camat yang membuat kuburan di depan kantor camat. Baik saat bertugas di Kecamatan Pauh maupun Padang Selatan. Implikasinya setiap masjid dan musala di Padang Selatan mengajarkan tata cara penyelenggaraan salat jenazah, berikut dengan adat istiadat kepada generasi muda,” jelasnya.
Adapun prestasi lainnya ialah lima hari setelah instruksi Mendagri saat mencanangkan Gerakan Nasional Kecamatan Tangguh Bencana (GerNas KENCANA) pada 23 Juni 2023, Padang Selatan mencatatkan diri sebagai Kecamatan Pertama Tangguh Bencana di Indonesia dan dijadikan rujukan sebagai tempat belajar.
Meski begitu, Wawako berpesan, Padang Selatan selalu peningkatan-peningkatan dari segala aspek dan inovasi terbaru juga tetap dilakukan.
“Untuk kecamatan lain di Kota Padang sebenarnya juga merupakan kecamatan terbaik dan sudah merupakan standarisasi yang sama. Oleh sebab itu, hal ini (penilaian) dapat dijadikan pemicu semangat. Supaya sepuluh kecamatan lain juga dapat menjadi kecamatan terbaik yang ada saat ini,” tuturnya.
Sementara itu, Asisten III Administrasi Umum Setdaprov Sumbar, Andri Yulika selaku Ketua Tim Penilai menyampaikan, penilaian yang diadakan sekali dalam setahun ini tentunya tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan dapat dijadikan motivasi untuk meningkatkan kinerja.
“Penilaian yang diadakan sekali dalam setahun ini dari Pemerintah Provinsi Sumbar, tentunya tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan dapat dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja. Sehingga, hal tersebut dapat menjadi role model bagi camat yang lain,” ucap Andri Yulika. (Ch)





