Iwosumbar.com, Dharmasraya – Percepatan pembangunan dan Keterbuakan informasi atas program pembangunan sangat penting dan harus diseriuskan.
“Semua badan publik harus paham terhadap penerapan keterbukaan informasi publik. PPID harus menyesuaikan dan memahami seluruh SOP dan regulasi terkait pelaksanaan keterbukaan informasi publik,”
Demikian sebut Bupati Sutan Riska, saat membuka Bimbingn Teknis (Bimtek) Penguatan Kelembagaan PPID se Pemkab Dharmasraya, Jumat 28/7-2033 di Auditorium Kantor Bupati.
Sutan Riska soal keterbukaan informasi tidak diragukan lagi, Selama tahun 2015-2022, Sutan Riska dianugerahi sebagai Tokoh Keterbukaan informasi Publik (Achievement Motivation Person).
Tahun 2022 kemarin Ketua Umum Apeksi ini juga menerima BUKA Award yang merupakan penghargaan sekali empat tahun.
“Saya komit karena tahu penting dan harus ya Ketebrukaan Informasi Publik dalam pengelolaan pemerintahan. Untuk itu saya komit soal keterbukaan ini, termasuk memenuhi semua elemen yang dibutuhkan untuk keterbukaan informasi publik ini, lewat Bimtek ini Dharmasraya mengatakan selalu siap hadapi era keterbukaan dan menjalankan Pemerintahan transparan,” ujarnya.
Ia menekan dalam pengelolaan keterbukaan tidak ada ego sektoral untuk lebih baik harus membersamai Keterbukaan Informasi Publik ini.
Kadis Kominfo sekaligus PPID Utama Pemkab Dharmasraya Rovanly Abdams Bimtek mengatakan Kegiatan digelar guna Memperkuat kelembagaan PPID Utama dan PPID Pelaksana.
“Kegiatan ini untuk mengoptimalisasi tugas PPID untuk tekad menjadikan PPID Informatif 2023, ” ujarnya.
Selain itu kata PPID Utama ini juga untuk mempersiapkan diri mengahadapai Monitoring Evakuasi (Monev) Keterbukaan Informasi Badan Publik 2023 yang dilakukan Komisi Informasi Sumatra Barat (KI Sumbar).
“Sehingga itu, untuk merebut penilaian tertinggi, Bimtek ini kami hadirkan dua komisioner KI Sumbar yang kapabilitas dan kualitasnya tak diragukan, Ketua KI Sumbar Nofal Wiska dan Komisioner KI Sumbar 2 periode Adrian Tuswandi,” ujar Rovanly Abdams.
Nofal Wiska dalam paparannya menekankan pentingnya peran PPID dalam sukses keterbukaan informasi publik di badan publik.
“Banyak hal menarik yng mesti dilakukan PPID, terpenting lagi tugas mengklarifikasi dna mengelola informasi publik itu adalah PPID. Selain itu keterbukaan informasi publik ada alurnya, dan itu punya regulasi mulai UU sampai Peraturan Bupati,” tegas Nofal.(***)





