IWOSUMBAR.COM, PADANG – KEPOLISIAN Daerah (Polda) Sumatra Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2023, pada Rabu (26/7/2023) di ZHM Padang.
Kegiatan Musrenbang dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, Pejabat Utama Polda Sumbar, Kapolres/ta sejajaran.
Kapolda Suharyono saat membuka acara mengatakan, Musrenbang dilaksanakan merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Musrenbang Polri tahun 2023 yang telah dilaksanakan pada tanggal 6-7 Juli 2023 di Denpasar Bali.
Musrenbang tahun ini mengusung tema “Polda Sumbar Yang Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan serta Suksesnya Pengamanan Pemilu 2024”.
Kata Kapolda, tantangan tugas polri di tahun 2024 akan semakin meningkat dan tuntutan serta harapan masyarakat akan kinerja polri semakin tinggi untuk mewujudkan sumatera barat yang aman dan tertib. Diantaranya dalam pengamanan pemilu presiden / Wakil Presiden, Legislatif dan Pemilukada tahun 2024.
Potensi gangguan seperti perang Psikologis, Money Politik, Kampanye Hitam dan penyebaran Berita Bohong akan berkembang menjadi gangguan kamtibmas, yang akan berpengaruh terhadap pelaksanaan pemilu.
Polri telah menyiapkan langkah- langkah strategi guna kesiapan pengamanan pada seluruh tahapan pemilu 2024 melalui penggelaran operasi mantap brata 2024 diseluruh jajaran polda sumbar, memetakan potensi resiko disetiap wilayah kesatuan, menentukan daerah rawan berdasarkan indikator dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Badan Intelijen Polri (Baintelkam Polri).
Kepada peserta Musrenbang, Kapolda mengingatkan, bahwa kepercayaan publik merupakan instrumen yang sangat penting dan mendasar dalam pelaksanaan tugas kita, oleh karena itu, semua langkah dibidang perencanaan yang telah dilakukan bersama selama ini harus terus ditingkatkan, agar masyarakat benar- benar dapat merasakan hasil reformasi birokrasi yang dilakukan polda sumbar.
“Jadikan setiap masukan dan kritikan yang disampaikan masyarakat sebagai alat intropeksi dan pembelajaran guna memacu akselerasi reformasi Polri yang lebih solid, profesional, moderen dan dapat dipercaya masyarakat di Ranah Minang yang kita cintai ini, “ujarnya.(*)





