Peristiwa

Rajut Kebersamaan, SKB Padang Siap Bangun Kampung

3
×

Rajut Kebersamaan, SKB Padang Siap Bangun Kampung

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Padang – Sempat vakum karena Covid ditiadakan tiga tahun, akhirnya keluarga besar Syarikat Keluarga Banuhampu (SKB) Padang kembali merajut kebersamaan dalam “Silaturahmi SKB Padang 2023.”

Ada sekitar 200 orang keluarga SKB Padang hadir dalam kegiatan yang dilangsungkan di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Sabtu (22/7).

Ajang silaturahmi ini turut dihadiri Camat Banuhampu Agam Susi Karmila, Walinagari Pakansinayan HS Dt Kayo Nan Kuniang, Walnag Ladanglaweh David Erlangga. Hadir juga Walinagari Sungaitanang Ferry Natakusuma, Walnag Cingkariang Tos Helmadi dan Walnag Padanglua Edison.

Ketua Umum SKB Padang Alfiadi Dt Tumanggguang Rajo Basa bersama sesepuh SKB Padang Dr Alfan Miko dan Yosmeri menyampaikan, silaturahim ini guna menjalin rasa “badunsanak” (persaudaraan) sekaligus untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan nagari, hal ini sejalan dengan program Pemko Padang.

Baca Juga  Sidang SIP KI Sumbar 3 Register Satu Putusan Sela

“Keluarga besar Banuhampu yang menjadi warga Kota Padang tentunya turut mendukung kesuksesan pembangunan, sehingga hasil dari pembangunan itu bisa dinikmati bersama,” ujar Alfiadi yang juga selaku Kadis Perikanan dan Pangan Padang ini.

Acara turut juga hadir anggota DPRD Sumbar Rafdinal, mantan anggota DPR RI Nudirman Munir, mantan Danlantamal II Hargianto dan lainnya.

Tak sekadar silaturahmi, kegiatan ini jiga diisi dengan diskusi salahsatunya membahas penataan pandam pakuburan SKB Padang di Matoaiar Padang. Termasuk, membahas persoalan-persoalan terkini yang dihadapi anggota SKB Padang dan kampuang halaman.

Baca Juga  UNP Academy dan PT. Supreme Energy Gelar Pelatihan SHE

“Kita berharap kepengurusan sekarang ini bisa menata sekaligus membuat aturan yang jelas terhadap siapa saja yang dibolehkan dimakamkan di pandam SKB. Harus ada aturan yang jelas,” ujar Dr Alfan Miko yang sekarang anggota Majelis Wali Amanat Unand.

Sedangkan Camat Banuhampu Susi Karmila menyebut, sekarang sudah banyak terjadi pergeseran di Banuhampu dan membutuhkan semua pihak, termasuk perantau, agar pergeseran ini tidak berdampak negatif.

“Mulai semakin berkurangnya penduduk asli menetap di kampung, pergaulan bebas, termasuk narkoba,” ujar Susi dalam acara yang juga diisi dengan ceramah oleh dosen UIN Imam Bonjol Padang, Dr Suhefri. (r)